7 Gejala Defisiensi Vitamin K

Mungkinkah seseorang kekurangan vitamin K? Jika melihat kebiasaan orang Indonesia, hal itu jarang terjadi. Karena rata-rata masakan orang Asia apalagi Indonesia banyak mengandung sayuran. Walaupun takarannya kadang tidak sampai 100 gram per sajian, tapi jika makan 3 kali sehari mengandung banyak serat, mineral, dan vitamin, maka kebutuhan akan vitamin K pun akan terjaga. Pada artikel ini akan membahas tentang 7 gejala defisiensi atau kekurangan vitamin K pada seseorang.

Perdarahan Menstruasi Berat

Biasanya bernama menorrhagia adalah kekurangan lebih dari 40 ml darah menstruasi. Biasanya secara normal kehilangan darah menstruasi tidak lebih dari 40 ml per siklusnya. Penyebabnya banyak, seperti hormon esterogen berlebihan, terlalu kurangnya hormon luteinizing, bahkan penyakit ovarium. Penyakit fisik pun ikut menyumbang peran terjadinya pendarahan menstruasi berat ini. Seperti obesitas, adanya polip, dan kanker serta kehamilan. Kekurangan vitamin K juga menjadi faktor seseorang wanita mengalami menstruasi berat. Untuk itu dari banyaknya penyebab ini ada baiknya untuk dikonsultasikan terlebih dahulu ke dokter. Biasanya ada tes laboratorium untuk mengecek waktu pendarahan, memeriksa fungsi tiroid, serta menghitung darah lengkap.

Gusi Berdarah

Ternyata gusi berdarah pun bisa disebabkan kekurangan vitamin K. Biasanya hanya faktor pemicu. Karena plak pada gigi yang tidak dibersihkan menyebabkan terjadinya karang gigi. Sehingga menyebabkan gusi terluka dan pendarahan pada gusi. Bisa juga karena saat ke dokter membersihkan karang gigi, terjadi ketidak benaran dalam membersihkannya. Sebenarnya faktor penyebab gusi berdarah banyak sekali. Seperti merokok, makan-makanan bergula, mengkonsumsi terus menerus obat pengencer darah (aspirin), menyikat gigi, perubahan hormon saat kehamilan, dan tentu juga kekurangan vitamin K.

Mudah Memar

Diketahui karena vitamin K bagi kebutuhan pria dewasa adalah 120 mcg perhari dan wanita 90 mcg perhari. Biasanya defisiensi ini jarang terjadi. Kulit mudah memar juga bisa disebabkan kekurangan vitamin K. Pada prinsipnya saat seseorang kekurangan vitamin K, maka protombin sebagai enzim untuk membantu pembekuan darah pun akan berkurang. Saat seseorang mengalami benturan, atau goresan di kulit, darah yang keluar dari tubuh pun akan sulit membeku. Sehingga pendarahan sulit dihentikan. Jika ternyata hal ini ada, maka pertolongan dari medis harus dilakukan, dirujuk kerumah sakit secepatnya, karena kekurangan darah parah bisa terjadi. Untuk itu penting mengkonsumsi berbagai macam makanan yang mengandung vitamin K.

Demam pada Bayi Baru Lahir

Demam adalah gejala biasa pada bayi apalagi jika memang sang bayi sakit. Mintalah pada bayi baru lahir, terutama bayi anda pada perawat, atau bidan untuk memberikan setidaknya berbagai vitamin pada bayi selepas satu jam setelah melahirkan. Biasanya bayi akan menangis pasca satu jam melahirkan atau beberapa hari sampai melengking menandakan bayi kekurangan vitamin K. Atau gejala demam yang tidak kunjung turun panasnya. Memang banyak sekali yang perlu diperhatikan saat kelahiran bayi karena melalui ASI pun kebutuhan vitamin K bayi tidaklah tercukupi.

Darah Dalam Urin

Darah dalam urin adalah indikasi yang kuat bahwa seseorang mengalami kekurangan vitamin K. Pada bayi juga bisa ditunjukkan apalagi tinja mengandung darah juga. Walaupun dalam kasus ini berarti defisiensinya sangat parah. Karena usus mengalami luka akibat makanan yang di cerna tidaklah membentuk vitamin K2 yang membuat proses protombin terjadi. Untuk itu jika gejala adanya perih pada saat mengeluarkan urin lebih baik segera konsultasikan ke dokter untuk pemerikasaan lebih lanjut.

Darah Sulit Membeku

Jika terjadi darah sulit membeku berarti anda harus mengkonsumsi vitamin K. Ke klinik atau ke dokter meminta suntikan vitamin K dapat membantu anda dalam proses pembekuan darah. Suntikan yang anda minta bisa berupa vitamin K3 atau sintesa vitamin K atau vitamin K1. Enzim protombin inilah yang akan membuat darah mengental atau encer untuk fungsi pembekuan darah. Juga adanya fibrinogen yang mana serat halus penutup luka bisa dibentuk. Darah sulit membeku pun bisa segera teratasi namun bukanlah cara yang singkat karena vitamin K bukanlah obat. Sehingga dapat keluar dari tubuh setiap saat sehingga terapi pemberian vitamin K butuh rutinitas.

Pendarahan Ovarium

Pendarahan ovarium terjadi bisa karena mensturasi berlebih seperti yang dijelaskan diawal. Dimana fase menstruasi biasanya 4 sampai 6 hari. Namun ada juga yang sampai 8 hari masih mengalaminya namun terhitung masih normal. Biasanya darah bisa encer atau pekat. Pembekuan darah pada ovarium ini tergantung dari fibrinolitik lokal pada ovarium itu sendiri. Jika bisa dilihat bahwa pemberian vitamin K wajib untuk wanita. Ketidak teraturan siklus menstruasi bisa diakibatkan kekurangan vitamin K serta adanya pendarahan ovarium terjadi jika saja masa menstruasi sudah terlalu lama. Sehingga perlu mencatat siklus bulanan agar saat terjadi abnormal siklus bisa dikonsultasikan ke dokter.

Dari berbagai akibat diatas, setidaknya sadar bahwa penyakit seperti hemophilia tidak sepenuhnya akibat keturunan. Melainkan akibat akumulasi kekurangan vitamin K secara terus menerus. Vitamin K tidak sulit untuk dipenuhi secara harian. Baik secara alami maupun secara sintesa melalui suplemen vitamin K.

Be the first to comment on "7 Gejala Defisiensi Vitamin K"

Leave a comment