Akibat Defisiensi atau Kekurangan Vitamin B5 (Asam Pantotenat)


Kekurangan vitamin tetap bisa terjadi di zaman sekarang ini. Karena tetap masih banyak orang yang tidak perduli atau memang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Vitamin B5 yang larut dalam air dan termasuk dari vitamin B kompleks ini berwarna kuning pucat berbentuk minyak dan tidak mengkristal. Vitamin B5 tidaklah larut dalam larutan netral namun berperan langsung dalam bentuk kerusakan terhadap basa ataupun asam pada suatu medium. Vitamin B5 merupakan enzim yang berfungsi dalam berbagai macam metabolisme di dalam tubuh. Seperti metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein. Defisiensinya pun bisa terjadi dan akan dibahas berikutnya di artikel ini.

Gejala dan Penyakit Akibat Kekurangan Vitamin B5 (Asam Pantotenat)

Kekurangan vitamin B5 dapat menyebabkan penyakit. Gejala dan penyakit akibat kekurangan vitamin B5 antara lain seperti kelelahan, rambut beruban dan rontok, jerawat, meningkatkan resiko infeksi, depresi. Untuk memenuhinya Anda dapat makan makanan yang memiliki kadar vitamin B5 seperti alpukat, brokoli, daging sapi, dan delima. Hal ini dapat mencegah gejala dan penyakit akibat kekurangan vitamin B5. Karena kebutuhan akan vitamin B5 harian pada pria dewasa adalah 10 mcg. Pada wanita dewasa adalah 10 mcg dan anak-anak 5,5 mcg. Namun akan dibahas juga tentang penyakit-penyakit yang telah disebutkan diatas.

Kelelahan

Saat tubuh kekurangan vitamin B5 maka tubuh akan mengalami kelelahan. Ini gejala awalnya. Seperti pada remaja di masa sekarang lebih suka makan makanan yang kurang bergizi, sehingga apa yang dimakan tidak mengandung vitamin B5. Kecenderungan lelah pun terjadi. Karena metabolisme lemak, protein tidak terjadi secara optimal yang dibutuhkan tubuh. Maka dari itu banyak kasus di Negara maju, mereka yang mengkonsumsi fast food (makanan kurang bergizi) akan mendapati diri mereka cepat mengalami kegemukan. Karena metabolisme lemak, protein tidak terjadi pada mereka sehingga kenaikan berat badan terjadi secara drastis. Kelelahan ini terjadi juga karena saat tubuh membutuhkan energi tapi tidak mendapatkannya karena metabolisme lemak terganggu.

Rambut Beruban dan Rontok

Mengkonsumsi asam pantotenat atau vitamin B5 berarti telah membantu Anda sendiri untuk mencegah rambut beruban dan rontok. Untuk mencegah rambut beruban dan rontok dengan konsumsi vitamin B5, Anda bisa mengkonsumsi daging, kuning telur, sereal gandum dan ragi. Namun konsumsi makanan tersebut juga berarti banyak mengundang kolesterol dalam tubuh. Anda bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin B5 lainnya dari buah-buahan dan sayuran. Seperti buah alpukat, pisang, dan sayuran brokoli atau asparagus. Kerontokan rambut bisa terjadi lebih cepat (tidak sesuai dengan umur) ataupun kerontokan rambut. Ada beberapa kasus mereka yang mengalami rambut beruban di usia muda karena kekurangan konsumsi vitamin B5 secara harian.

Jerawat

Jerawat timbul karena tubuh mengalami penumpukan lemak. Biasanya juga terjadi pada wanita yang mengalami menstruasi. Pada saat itu asupan makanan ke tubuh tidak semestinya. Seharusnya berkecukupan vitamin B5 namun tidak dikarenakan sakit pada perut yang berlebihan. Kurangnya asupan vitamin B5 menyebabkan timbulnya jerawat. Padahal dengan mengkonsumsi vitamin B5 masalah jerawat tidak lagi ada. Banyaknya mereka juga hanya perduli terhadap perlindungan dari luar seperti memakai pembersih muka atau salep krim untuk mengobati jerawat. Itu membantu tapi tidak sepenuhnya membantu karena jerawat bisa timbul dimana pun jika tidak diobati dari dalam. Kurangi konsumsi makanan berlemak kemudian tambahkan makanan bervitamin B5.

Meningkatkan Resiko Infeksi

Infeksi pada tubuh meningkat saat tubuh kekurangan vitamin B5. Infeksi ini biasanya berupa infeksi saluran pernafasan. Namun tidak menutup kemungkinan adanya infeksi tubuh bagian lainnya. Saat tubuh kekurangan vitamin B5 maka sel darah merah pada tubuh pun menurun produksinya. Sehingga pembentukan antibodi untuk menangkal infeksi pada tubuh juga semakin berkurang. Sehingga tubuh yang telah diobati dapat kembali terkena penyakit yang sama berulang kali. Untuk itulah mengapa mengkonsumsi vitamin B5 sangat bermanfaat untuk meningkatkan antibodi tubuh.

Depresi

Depresi bisa terjadi akibat kekurangan vitamin B5. Saat tubuh tidak mampu memproduksi sel darah merah dengan semestinya, maka otak pun akan kekurangan masukan sel darah merah yang banyak membawa nutrisi. Vitamin B5 membantu meningkatkan produksi sel darah yang dibutuhkan untuk otak. Saat depresi, otak tidak bekerja semestinya. Depresi pun akhirnya malah membawa dampak buruk bagi seseorang karena akan berkembang menjadi gangguan mental. Untuk itu segerakan konsumsi vitamin B5 agar depresi bisa dicegah.

Meningkatkan Sensitivitas pada Insulin

Dengan mengkonsumsi vitamin B5 maka Anda akan mencegah terjadinya tingkat sensitivitas pada insulin yang tinggi. Dengan konsumsi vitamin B5 maka akan meningkatkan kadar kolesterol baik pada tubuh. Biasanya dalam dunia medis dinamai HDL. Saat kadar vitamin B5 dalam tubuh menurun, maka lemak pada darah tidak dapat menurun kadarnya secara efektif dan dapat menimbulkan sensitivitas pada insulin. Hal ini berfungsi pada penderita diabetes. Saat penderita diabetes mengkonsumsi vitamin B5, maka dapat mengontrol gula darah serta menurunkan kadar trigliserida sehingga sensitivitas pada insulin bisa dicegah.

Mengenal akibat defisiensi vitamin B5 dapat membantu Anda untuk mencegah terjadinya penyakit yang menyerang tubuh Anda. Jadi konsumsilah banyak makanan bervitamin B5 untuk mengurangi dampak buruk defisiensi vitamin B5.

Back to Top