Vitamin

informasi, berita, dan isu kesehatan seputar vitamin

Akibat Kekurangan Vitamin A

Pin It

Kekurangan vitamin pada tubuh akan membuat banyaknya timbul gejala penyakit. Diri kita butuh asupan vitamin setiap hari sehingga jangan sampai makan makanan yang tidak banyak gizi menjadi kebiasaan. Tanda-tanda kekurangan vitamin A pada tubuh sangatlah banyak. Hal paling sering ditemui pada orang yang kekurangan vitamin A adalah dideritanya penyakit mata atau kelainan pada mata. Misalnya saja, rabun senja, katarak, dan daya pandang menurun. Apakah hanya mengenai organ mata saja?

Ternyata kekurangan vitamin A tidak hanya berakibat pada organ mata. Memang secara umum, orang akan mengatakan dan menduga penyakit mata karena kekurangan vitamin A. Padahal masalah tubuh lain juga bisa timbul dari kekurangan vitamin A. Sebelumnya Anda harus tahu lebih dulu penyakit akibat kekurangan atau defisiensi vitamin A. Penyebab utama defisiensi vitamin A adalah karena kurangnya konsumsi vitamin ini. Tapi dapat pula disebut kekurangan disebabkan oleh gangguan penyerapan dan penggunaan vitamin A dalam tubuh, kebutuhan yang meningkat, atau karena gangguan pada konversi karoten menjadi vitamin A. Defisiensi cadangan dapat terjadi pada penderita KEP, penyakit hati, alfa dan beta lipoproteinemia, atau gangguan absorpsi karena kekurangan asam empedu.

Tanda-tanda Kekurangan Vitamin A

Pernah dengar berat bayi lahir rendah? Pasti pernah kan. Nah, berat bayi lahir rendah yang terjadi dapat memunculkan adanya kekurangan vitamin A. Karena bayi dengan berat rendah, dimana berat badan bayi kurang dari 2,5 Kg lebih mudah terancam kekurangan vitamin A. Pada perkembangan umurnya jika sang bayi tidak segera ditangani mendapatkan asupan vitamin A, penyakit seperti rabun senja, xerosis kornea akan dideritanya.

Penyakit lain seperti penyakit paru-paru autoimun dan ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut). Penyakit paru ini akibat kurangnya berbagai vitamin termasuk vitamin A. Biasanya penyakit autonium pada paru-paru ini menyerang orang dewasa yang punya kebiasaan merokok. Namun dapat juga menyerang bayi jika kekurangan asupan vitamin A. Karena menurut tabel defisiensi vitamin, bahwa vitamin A yang memberi pengaruh lebih besar terhadap sel T pada tubuh. Sel T inilah yang berpengaruh pada imunitas tubuh.

Penyakit Akibat Kekurangan Vitamin A Bukan Hanya Pada Mata dan Paru-paru

Apa benar kekurangan vitamin A ini dapat berdampak pada selain organ mata dan paru-paru yang telah dibahas diatas? Anda bisa membacanya di artikel ini sebagai tambahan wawasan Anda. Memang benar kekurangan vitamin A bisa berdampak pada berbagai macam penyakit. Seperti usus dan saluran kemih dan otak dan sumsum tulang belakang. Selain itu penyakit yang menyerang kulit seperti kanker kulit, kulit kasar, kulit pecah-pecah dan juga campak juga akibat dari kekurangan vitamin A.

Pada penyakit yang menyerang usus dan saluran kemih, dimana vitamin A sangat berpengaruh dalam menjaga dinding-dinding usus agar tetap dapat bekerja optimal sebagaimana fungsinya. Anda juga tahu bahwa usus menyerap berbagai macam nutrisi pada makanan dan juga air. Jika dinding usus saja terganggu akibatnya asupan vitamin A ini akan berkurang dan mempengaruhi penyerapan air dan nutrisi pun terganggu. Akibatnya terjadi infeksi saluran kemih karena kurangnya penyerapan air yang optimal setiap harinya. Sehingga penyakit pada usus harus segera diobati agar asupan vitamin A dapat terjaga serta tidak mengundang penyakit lainnya yang berkaitan dengan kekurangan vitamin A.

Lalu kekurangan vitamin A juga menyerang pada kulit? Benar. Kekurangan vitamin A dapat menurunkan kemampuan sel-sel kelenjar memproduksi mukus dan akan digantikan oleh sel-sel epitel yang bersisik dan kering. Hal tersebut menyebabkan kulit menjadi kering dan kasar serta luka sukar sembuh. Membran mukosa yang tidak dapat mengeluarkan cairan mukus dengan sempurna akan mudah terserang bakteri (infeksi). Sehingga mukus ini sangat penting menjaga kelembapan kulit. Pada tingkat yang lebih akut, kulit bisa mengalami pecah-pecah hingga kanker kulit. Sebenarnya kulit sendiri memiliki Kemampuan retinoid dalam memengaruhi perkembangan sel epitel dan meningkatkan aktivitas sistem kekebalan sehingga dapat mencegah kanker kulit ini.

Vitamin A Sebagai Pembentuk Perkembangan Tubuh

Tubuh ternyata juga membutuhkan vitamin A loh. Terutama pada rangka tubuh. Tulang ternyata juga membutuhkan vitamin A dalam pembentukannya. Sel epitel juga dibentuk akibat vitamin A ini. Walau tidak secara langsung, karena vitamin A hanya mensintesis protein sehingga tumbuhnya sel dibantu oleh vitamin A ini. Sehingga mengisi sel-sel pembentukan tulang dan gigi. Namun akibat kekurangan vitamin A ini adalah adanya juga penyakit jaringan ikat. Penyakit ini timbul akibat kolagen yang dibentuk oleh tubuh berkurang jumlahnya. Sehingga fungsi dari pembentukan tulang lebih optimal.

Perlu diperhatikan juga bahwa metabolisme di dalam tubuh dan yang berkaitan dengan daya tahan tubuh juga dipengaruhi oleh konsumsi vitamin A ini. Banyak sekali penderita penyakit-penyakit seperti diatas dikarenakan akumulasi konsumsi vitamin A yang sangat kurang. Bahkan berkepanjangan hingga harus dilakukannya pengobatan secara rutin berkala terhadap penderita. Dengan asupan vitamin berupa kapsul ataupun suntik dengan jumlah besar harus diberikan. Sayangnya pemberian vitamin A berlebihan dalam waktu singkat pun menimbulkan banyak masalah kesehatan. Seperti sulit tidur, keracunan kronis, gejala xeropthalmia juga terjadi dalam konsumsi vitamin A berlebih ini. Jadi kesimpulan dari penjelasan diatas bahwa anda tetap perlu mengkonsumsi vitamin A walaupun penyakit akibat kekurangan vitamin A telah anda dapati. Tidak perlu berkecil hati karena memperbaiki konsumsi vitamin A ini sangat dapat membantu anda mendapatkan hidup yang lebih baik.

Pin It
←More from Vitamin A - Retinol

↑ Back to Top