Vitamin H: Vitamin Apa Itu?

Vitamin H? Mungkin sebagian yang membaca artikel ini belum tahu tentang vitamin H secara menyeluruh. Vitamin H sebenarnya adalah biotin atau vitamin B7. Lalu mengapa bisa dinamakan vitamin H? Ya, ada sejarah yang melatarbelakangi adanya vitamin B7. Pada artikel ini akan dibahas hal-hal tentang vitamin H. Seperti vitamin H umumnya dikenal sebagai biotin, sejarah vitamin H (biotin), manfaat dan fungsi vitamin H, sumber vitamin H, gejala kekurangan vitamin H. Jadi baca artikel ini secara lengkap ya untuk mendapatkan wawasan terbaru tentang vitamin H.

Vitamin H Umumnya Dikenal Sebagai Biotin

Vitamin H dikenal juga sebagai biotin. Vitamin H ini juga dikenal dengan bagian dari vitamin B kompleks. Karena fungsinya sama dengan semua jenis dari vitamin B kompleks adalah untuk mengubah karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh menjadi glukosa. Lalu nantinya digunakan untuk menghasilkan energi. Selain untuk memetabolisme karbohidrat, juga dapat memetabolisme protein dan lemak. Vitamin H ini digunakan untuk kesehatan kulit dan juga rambut. Lalu kesehatan mata dan juga kesehatan organ dalam manusia.

Vitamin H larut dalam air. Sehingga tubuh tidak dapat menyimpan vitamin ini dalam jumlah banyak. Selain dari luar tubuh, pemenuhan vitamin H juga dapat terjadi saat bakteri pada usus melakukan pembuatan vitamin H ini. Perannya sangat banyak, dalam diet makanan, kemudian memperkuat kuku dan rambut. Dengan cara, vitamin H ini mempertahankan struktur kimia dalam protein utama yang berada di rambut dan kuku. Sehingga kesehatan kuku dan rambut pun terjaga. Itulah sekilas vitamin H yang dikenal juga sebagai vitamin B7 atau biotin.

Sejarah Vitamin H (Biotin)

Sejarahnya vitamin H yaitu bahwa vitamin ini ditemukan oleh ilmuwan bernama Dean Burk. Seorang peneliti asal Amerika ini meneliti tentang magenetik resonansi scanner ilmu kimia yang mempelajari tentang kanker. Kemudian ikut membantu penelitian tentang biotin atau vitamin H ini. Setidaknya penemuan akan biotin atau vitamin H ini sejak 1929 sampai 1941. Dimana hingga masa pensiunnya pada tahun 1974, Dean Burk ini mengabdi sebagai kepala laboratorium dari cytochemistry. Dean Burk akhirnya wafat pada tahun 1988 di usia 84 tahun.

Untuk menjelaskan bagaimana vitamin H itu, dalam penelitian yang ditemukan biotin di saat itu, bahwa vitamin H ini memiliki struktur yang tidak biasa. Dengan dua cincin menyatu bersama-sama melalui salah satu sisi mereka. Kedua cincin tersebut merupakan gugus ureido dan tiofena. Sehingga vitamin H merupakan heterosiklik yang mengandung asam monokarboksilat. Dibuat melalui 2 prekursor, alanin dan pimeloyl CoA melalui tiga enzim yaitu. 8-Amino-7-oxopelargonic sintase asam merupakan enzim 5′-fosfat piridoksal.

Manfaat dan Fungsi Vitamin H

Sub pembahasan berikutnya tentang manfaat dan fungsi vitamin H. Berikut manfaat dan fungsi yang bisa di peroleh dari vitamin H yaitu,

  • Membantu dalam pemanfaatan protein, asam folat, asam pantotenat, dan vitamin B-12
  • Memperkuat rambut sehat
  • Memperkuat kuku
  • Meningkatkan tingkat energi karena vitamin H menghasilkan energi
  • Meningkatkan kadar kolesterol normal (HDL)
  • Mengurangi kadar gula darah

Lalu adakah penjelasan lengkap dari berbagai manfaat diatas? Tentu ada. Seperti diabetes tipe 2 dapat diobati secara perlahan dengan komposisi vitamin H dan obat lainnya. Inilah mengapa kadar gula darah bisa turun cukup drastis dengan konsumsi vitamin H yang rutin dan juga pola makan yang tepat. Kemudian rambut dan kuku menjadi sehat terutama pada saat rambut menjadi tipis, terbelah, rontok. Pada kuku saat rapuh dan mudah patah. Inilah fungsi vitamin H yang mampu membuat lebih sehat rambut dan kuku.

Sumber Vitamin H

Sumber vitamin H sendiri banyak. Berikut beberapa sumber vitamin H secara alami yang bisa dikonsumsi setiap hari.

  • Kuning Telur
  • Daging Hati
  • Kacang Tanah
  • Ragi
  • Roti
  • Gandum
  • Keju
  • Ikan salmon
  • Alpukat
  • Rasberi
  • Kembang kol

Selain itu lebih jelasnya vitamin H dapat ditemukan pada kuning telur tentu yang dimasak, ikan salmon bisa diperoleh pada kalengan sarden (nutrisinya tetap sama). Lalu kacang-kacangan seperti kacang almond, kacang walnut, pecan, kacang tanah), pisang, dan jamur juga bisa memenuhi kebutuhan vitamin H. Diketahui untuk konsumsi dosis harian dari vitamin H adalah 5 mcg sampai 35 mcg. Bahkan batas yang bisa ditoleransi sampai dosis 70 mcg setiap harinya.

Gejala Kekurangan Vitamin H

Gejala kekurangan vitamin H antara lain yaitu kelelahan yang ekstrim, rasa mengantuk yang cukup berat setiap hari (padahal sudah tidur), nyeri otot dan persendian, hilangnya nafsu makan dan berat badan menjadi turun, mengalami depresi, hingga warna kulit berubah menjadi keabu-abuan. Jika gejala satu atau dua saja telah terjadi, segerakan konsultasikan ke dokter karena bisa berdampak lebih besar lagi nantinya.

Jarang memang adanya penyakit timbul akibat kekurangan vitamin H. Karena vitamin H ini telah banyak ada di makanan kita sehari-hari, namun untuk pencegahan ada baiknya juga mengkonsumsi suplemen yang mengandung vitamin H. Anda bisa mendapatkannya di apotek terdekat di sekitar lingkungan Anda. Hidup sehat bisa dijaga dari makanan bervitamin.

Referensi:

Be the first to comment on "Vitamin H: Vitamin Apa Itu?"

Leave a comment