Vitamin

informasi, berita, dan isu kesehatan seputar vitamin

Asam Folat dan Ibu Hamil

Pin It

Asam folat memang bermanfaat untuk ibu hamil. Karena manfaat dari asam folat sendiri untuk mencegah bayi lahir cacat akibat adanya ketidakoptimalan pembentukan otak dan sumsum tulang belakang. Dalam artikel ini akan dibahas beberapa hal yaitu manfaat asam folat untuk ibu hamil, kebutuhan asam folat selama kehamilan, dampak kekurangan asam folat pada ibu hamil, efek samping kelebihan (overdosis) asam folat bagi ibu hamil, makanan tinggi asam folat untuk ibu yang sedang mengandung.

Manfaat Asam Folat Untuk Ibu Hamil

Manfaat asam folat untuk ibu hamil sangat banyak sekali. Terutama bagi sang bayi yang dikandungnya. Asam folat ini penting dikonsumsi sebelum kehamilan. Mengapa? Karena membantu sang ibu membiasakan mengkonsumsi multivitamin. Sehingga tidak mengalami mual atau kesulitan saat masa kehamilan nanti. Asam folat penting dikonsumsi di awal kehamilan atau pada trisemester pertama masa kehamilan. Karena pada awal kehamilan, asam folat berperan pada perkembangan tabung saraf. Tabung saraf ini berperan untuk mengoptimalkan fungsi sumsum tulang belakang dan otak pada calon bayi.

Hal ini bermanfaat untuk mencegah bayi lahir cacat. Kecacatan bayi antara lain spina bifida dan anencephaly. Dimana kecacatan tersebut bisa berdampak pada kecacatan seumur hidup ataupun kematian sebelum atau sesudah kelahiran. Untuk itu konsumsi asam folat bisa diberikan dosis tambahan untuk mencegah terjadinya hal ini.

Kebutuhan Asam Folat Selama Kehamilan

Dosis yang dianjurkan selama kehamilan akan konsumsi asam folat tentu ada. Tidak berlebihan tidak juga kekurangan. Banyak dokter dan peneliti berbeda pendapat tentang kebutuhan asam folat ini sehingga jika Anda ingin lebih jelas, bisa langsung berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda. Dosis yang dianjurkan untuk wanita hamil dalam mengkonsumsi asam folat adalah 1.000 mcg. Namun ada yang menganjurkan antara 0,4 mg sampai 0,8 mg. Karena asam folat termasuk vitamin yang larut dalam air, maka resiko overdosis dalam jumlah yang telah disebutkan akan rendah. Karena vitamin akan dikeluarkan melalui urin atau keringat. Tapi tetap diwaspadai untuk kelebihan vitamin B9 ini.

Dampak Kekurangan Asam Folat pada Ibu Hamil

Spina Bifida merupakan penyakit kecacatan pada bayi akibat sang ibu kekurangan asam folat. Tabung saraf yang berkembang berarti yang semula struktur embrio menjadi otak bayi. Kemudian sumsum tulang belakang dan jaringan tubuh melingkupinya. Pada akhirnya kecacatan terjadi pada tulang punggung dan tulang belakang ini. Karena tulang belakang memiliki susunan rongga antara satu dan lainnya, sehingga saat kecacatan terjadi, tulang belakang saling berhimpit sampai punggung bagian bawah.

Lalu ada kecacatan Anencephaly. Kecacatan ini diterima bayi karena sebagian besar otak dan tengkorak kepala tidak berkembang optimal (ada sebagian yang hilang). Ditandai juga dengan kecacatan pada jantung bayi dan wajahnya. Hal ini terjadi karena tabung saraf tidak menutup dengan sempurna dan merupakan kejadian umum pada kecatatan bayi. Dari kedua kecacatan tersebutlah akibat kekurangan asam folat pada ibu hamil. Untuk itu setidaknya mengkonsumsi asam folat dalam perkembangan tabung saraf saat kehamilan pertama 28 hari untuk mencegah kecacatan yang terjadi.

Efek Samping Kelebihan (Overdosis) Asam Folat Bagi Ibu Hamil

Mencegah kekurangan vitamin B9 memang penting, namun tidak berarti mengkonsumsi asam folat berlebihan juga kan. Sehingga efek samping kelebihan asam folat bagi ibu hamil tetap bisa terjadi. Biasanya saat tubuh kelebihan asam folat, tubuh tidak mampu mengenali saat kekurangan vitamin B12. Jika sang ibu mengkonsumsi asam folat sampai 15.000 mcg perhari maka akan merusak sistem saraf pusat pada calon bayinya. Akibat lainnya pada overdosis yaitu kelelahan, kesemutan dan mati rasa, lalu rasa haus berlebih serta gangguan pada lidah. Dengan mengkonsumsi air putih rutin dan banyak, dapat mengurangi tingkat toksinitas tubuh akibat kelebihan asam folat. Karena kelebihan vitamin B9 atau asam folat dikeluarkan melalui urin.

Makanan Tinggi Asam Folat untuk Ibu yang Sedang Mengandung

Umumnya makanan yang tinggi asam folatnya tidaklah alami langsung ada pada makanan tersebut. Karena biasanya pada makanan alami adalah folat, bukan asam folat. Namun berbeda pada hati sapi. Dengan berat 4 ons hati sapi, mengandung hingga lebih dari 800 mcg asam folat. Olahan hati sapi ini bisa dikonsumsi oleh ibu hamil secara harian, maka kebutuhan asam folat bisa dipenuhi. Karena asam folat rekomendasi harian bervariasi. Antara 400 mcg, 600 mcg, sampai 1000 mcg perharinya. Jika tidak bisa memenuhi dengan konsumsi hati sapi (karena di Indonesia sangat mahal daging sapi), Anda bisa memenuhinya dengan sereal, roti, atau susu yang mengandung asam folat. Atau bisa juga dengan vitamin hamil yang bisa Anda dapatkan setelah berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda.

Dengan mengetahui lebih jelas asam folat dan ibu hamil ini diharapkan kecacatan bayi di Indonesia bisa menurun signifikan jumlahnya. Sehingga kematian akibat kecacatan bayi dan ibu dari kekurangan asam folat bisa dihindari. Untuk itu peduli terhadap makanan bergizi bagi ibu hamil dan calon bayinya sangat penting untuk diketahui oleh banyak pihak. Menurunnya angka kematian bayi dapat menciptakan kualitas masyarakat yang lebih baik lagi.

Sebarkan artikel ini untuk mendukung Gerakan Indonesia Sehat!

Pin It

↑ Back to Top