Benarkah Vitamin D Mencegah Penyumbatan Pembuluh Arteri pada Pasien Diabetes?

Diabetes merupakan penyakit yang cukup mematikan di Indonesia. Indonesia masuk Negara 5 besar yang paling banyak penduduknya terkena penyakit diabetes. Fakta terbaru telah ditemukan, ternyata dalam penelitian yang telah dilakukan oleh Universitas Kedokteran Washington di St Louis menunjukkan  bahwa vitamin D yang rendah adalah penyebab yang paling mungkin pada penderita yang terserang penyakit diabetes.

Fakta Seperti Apakah yang Menyebabkan Terjadinya diabetes?

Dalam jurnal penelitian yang telah diterbitkan setidaknya pada tanggal 9 November 2012 lalu, bahwa para peneliti melaporkan pembuluh darah yang menyumbat atau berkurang diameter salurannya adalah pasien yang kurang mengkonsumsi vitamin D. Sehingga menyebabkan adanya penyakit diabetes tipe 2. Sedangkan pada pasien dengan vitamin D yang cukup pada tubuhnya, sel-sel imunitas tubuh menguatkan pembuluh darah disekitar jantung. Lalu menetrasi kolesterol yang ingin terendap dan menyumbat pembuluh darah jantung tersebut.  Menurut peneliti Carlos Bernal Mizrachi, MD bahwa tingkat kegemukan yang menjadikan obesitas pada seseorang akan mengembangkan penyakit diabetes didalam tubuhnya dan pasien itu akan mengalami masalah jantung. Masalah pada jantung ini dikarenakan adanya peningkatan peradangan pembuluh darah.

Dalam penelitian sebelumnya oleh peneliti yang sama ternyata menemukan bahwa adanya peran vitamin D dalam mengatasi masalah penyakit jantung. Hal ini ternyata membawa kemajuan pada penelitian bahwa vitamin D yang cukup sedikit didalam tubuh menyebabkan sel-sel darah putih tidak bekerja maksimal mengatasi gangguan pada pembuluh darah.

Studi yang digunakan oleh peneliti tersebut adalah bahwa mereka menggunakan pasien sebanyak 43 orang yang memiliki diabetes tipe 2 dan sisanya ditambah 25 orang lainnya yang memiliki usia, jenis kelamin, serta berat badan yang sama. Penelitian ini menemukan pada diri seseorang yang terdapat vitamin D rendah yaitu kurang dari 30 nanogram per mililiter darah, sel makrofag pada pembuluh darah malah akan menuruti dinding pembuluh darah untuk membiarkan gangguan terjadi pada pembuluh darah dan menyebabkan pembuluh darah penuh dengan kolesterol. Sehingga berakibat pada pembuluh darah yang kaku dan menghalangi aliran darah.

Lalu Apakah Studi Ini Sudah Bisa Dijadikan Rujukan?

Ternyata para peneliti tersebut masih butuh waktu untuk dapat menggunakan vitamin D pada pengujian yang tepat pada manusia. Sekarang berbagai macam kadar vitamin D telah diujicobakan pada objek penelitian yaitu pada tikus. Dengan harapan pengendapan pada pembuluh darah disekitar jantung dapat dihindari dan dikurangi resikonya. Hal ini belum diuji coba pada manusia. Karena peneliti masih mencari kemungkinan jika penggunaan dosis tinggi vitamin D dapat menyebabkan resiko lainnya. Diketahui bahwa konsumsi vitamin D dapat meningkatkan pelepasan insulin di tubuh serta meningkatkan sensitivitasnya. Sehingga kedepannya dengan campur tangan manusia dan beberapa kombinasi zat lain namun tetap menggunakan sebagian besar vitamin D dapat menjadi obat yang mampu mengurangi peradangan dinding pembuluh arteri.

Dari fakta diatas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa ilmu medis kedokteran sudah lebih maju untuk mencari pengobatan penyakit diabetes serta jantung atau yang berhubungan dengan masalah pembuluh arteri. Tentu untuk menjaga kesehatan Anda, menjauhkan dari diabetes, adalah tetap mengkonsumsi makanan bergizi, tidak hanya yang mengandung vitamin D saja dan juga mengkombinasikan dengan aktifitas rutin serta olahraga yang dapat menguatkan diri, pembuluh darah Anda dan menjauhkan dari penyakit yang beresiko mematikan. Jagalah diri Anda, dari berbagai macam penyakit berat dimasa tua Anda dari sekarang.

Be the first to comment on "Benarkah Vitamin D Mencegah Penyumbatan Pembuluh Arteri pada Pasien Diabetes?"

Leave a comment