Vitamin

informasi, berita, dan isu kesehatan seputar vitamin

Akibat Kelebihan Vitamin D

Pin It

Ternyata kelebihan vitamin juga berdampak buruk dan tidak baik. Buktinya saja dampak dan akibat kelebihan vitamin D ini bisa meningkatkan resiko keracunan bahkan resiko kematian. Overdosis terhadap penggunaan vitamin D memiliki efek samping yang belum banyak diketahui. Seperti kelemahan otot, sakit kepala, tuli, kehilangan nafsu makan, mual, kelelahan, muntah, nyeri tulang, rasa haus dan tekanan darah tinggi. Ketahui lebih lanjut tentang dampak kelebihan vitamin D ini di artikel kami ini.

Penyebab Kelebihan Vitamin D

Penyebab kelebihan vitamin D ini sangatlah banyak. Sebab utamanya jelas karena konsumsi vitamin D dengan kadar yang berlebih dalam tubuh. Memang vitamin bukanlah obat. Sehingga efek langsung akibat konsumsinya secara berlebihan tidaklah terjadi. Tapi jika diakumulasi biasanya karena kebiasaan, maka sangat jelas akan timbul akibatnya berupa keracunan. Hal ini sering terjadi pada orang yang hidup dengan aktivitas tinggi atau ingin mendapatkan tinggi badan maksimal. Sehingga mengabaikan anjuran standar konsumsi vitamin D dalam tubuh.

Ada lagi bahwa overdosis vitamin D ini terjadi karena berlebihan mengkonsumsi suplemen. Dimana sangat jelas bahwa biasanya konsumsi vitamin D tidaklah lebih dari 600 IU per hari. Namun karena orang tidak cermat membaca takaran yang disajikan dalam suplemen ataupun makanan cepat saji, yang mana vitamin D yang terkandung biasanya  dilebihkan dari konsumsi harian, maka banyak yang salah dalam menkonsumsinya. Baca dan cermati kandungan vitamin D ini karena memang kelebihan pun akan mengakibatkan gejala yang buruk.

Gejala-gejala Kelebihan Vitamin D

Mempelajari gejalanya pun tidak ada salahnya kan. Sehingga kita akan mengerti apakah diri sendiri atau orang lain sudah mengkonsumsi vitamin D berlebih ini atau belum. Gejala emosional biasanya ditandai dengan sikap gugup, mudah tersinggung ataupun cepat marah. Sedangkan gejala fisik yang dapat diamati adalah dehidrasi dan sakit kepala yang parah. Untuk gejala jangka panjang bisa dilihat adanya kelainan saraf, otot yang mulai tidak sesuai bentuknya, serta terjadi gatal-gatal, lemah dan lelah. Bahkan bisa mengganggu saluran kemih. Terjadinya produksi urin berlebih, adanya batu ginjal dan bisa sampai gagal ginjal. Untuk itu memperhatikan gejala ini penting untuk kesehatan jangka panjang Anda.

Perlu diingat bahwa diagnosa awal terjadinya kelebihan atau overdosis vitamin D ini tidaklah mudah. Hanya saja, jika perasaan atau kondisi tubuh Anda tidak baik akibat konsumsi vitamin D, segerakan untuk pergi ke dokter untuk mengecek apakah Anda sudah terkena toksik atau keracunan vitamin D.

Penyakit Akibat Kelebihan Vitamin D

Tapi apakah ada penyakit yang akan diderita akibat kelebihan vitamin D? Karena sebelumnya kita sudah membahas tentang gejalanya, kali ini kita akan membahas penyakitnya. Sebenarnya penyakit secara spesifik akibat kelebihan vitamin D tidak ada. Hanya saja kerusakan organ tubuh bisa dialami akibat kelebihan vitamin D ini. Diketahui juga vitamin D membawa kalsium yang cukup banyak. Untuk konsumsi harian yang berlebih menyebabkan kinerja ginjal terganggu dan terbebani. Karena pada ginjal, kalsium dapat menetap dan mengendap. Sehingga urin yang dibuang menjadi lebih pekat dan dapat mengakibatkan gagal ginjal jika tidak diobati. Kemudian ada juga hiperkalsemia. Yaitu akibat konsumsi berlebih vitamin D yang berakibat pada lemah, diare, muntah-muntah, sakit kepala, kurang nafsu makan, gangguan mental dan pengeluaran urin berlebihan.

Kelebihan Vitamin D Berisiko Meningkatkan Kematian

Bagaimana dengan resiko kematian? Tentu ada hubungannya. Perlu diperhatikan, menurut perhitungan medis bahwa vitamin D yang tidak dikonsumsi kurang dari takaran 10 nanomol bisa berdampak kematian 2 kali lebih besar. Sedangkan jika berlebih hingga 140 nanomol takaran vitamin D yang dikonsumsi akan berdampak kematian 1,5 kali lebih besar. Takaran nanomol vitamin D ini ada dalam darah bukan konsumsi harian. Untuk itu standarnya hanya 50 nanomol vitamin D dalam darah secara harian. Sehingga kelebihan vitamin D jadinya tidak terlalu baik juga untuk tubuh.

Terapi Keracunan Vitamin D

Untuk itu saat tubuh kita mengalami kelebihan vitamin D atau overdosis vitamin D dan akhirnya dinyatakan mengalami keracunan atau toksik, kita harus melakukan terapi untuk mengurangi toksik ini dalam tubuh. Hal pertama tentu menghentikan konsumsi vitamin D. Overdosis vitamin D akan tersimpan dalam sel lemak. Sehingga saat sel-sel lemak ini terus berganti, maka secara berangsur berkurang vitamin D yang tertimbun di dalam tubuh. Bahkan untuk mengkonsumsi makanan yang alami sendiri perlu diperhatikan untuk yang rendah kalsium. Karena kadar kalsium dalam darah masih tinggi jika masih mengalami keracunan vitamin D.

Diet rendah kalsium terutama untuk mengurangi kadar kalsium dalam darah. Kemudian pemberian Kortikosteroid yang diberikan untuk mengurangi resiko terjadinya kerusakan jaringan. Amonium klorida juga diberikan agar menghindari terjadinya pengendapan kalsium pada saluran kemih. Konsumsi air secukupnya dalam waktu rentang yang lama. Karena vitamin ini larut dalam lemak bukan dalam air sehingga tidak dianjurkan mengkonsumsi air berlebihan juga.

Informasi diatas tentang kelebihan vitamin D, dampaknya, akibat, gejala, sampai terapinya dijelaskan semua. Semua kekurangan penjelasan pada artikel ini diharapkan anda menghubungi dan berkonsultasi pada dokter terdekat.

Pin It

↑ Back to Top