WIKIVITAMIN.COM

informasi, berita, dan isu kesehatan seputar vitamin & mineral

Niasin: Definisi, Manfaat & Sumbernya


Jika sudah tahu tentang makanan yang alami yang mengandung ­ Niasin atau vitamin B3, maka perlu Anda juga menambah pengetahuan akan apa itu sebenarnya Niasin. Karena dengan mengenal lebih jauh tentang Niasin ini, Anda semakin jelas dan tahu mengapa Niasin ini perlu untuk dikonsumsi secara harian. Tidak lagi berdasarkan alasan klasik karena ingin sehat saja, tapi mampu memberikan penjelasan dengan alasan medis. Berikut tentang vitamin B3 atau niasin.

Pengertian Niasin (Vitamin B3)

vitamin B3 atau niasin adalah dikenal juga dengan asam nikotinat yaitu senyawa organik dengan rumus kimia C6H5NO2 yang merupakan salah satu dari banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Vitamin B3 merupakan salah satu dari 5 vitamin yang mana jika tubuh kekurangannya akan mengalami dampak penyakit. Kekurangan Niasin (vitamin B3) berakibat penyakit pellagra, kekurangan vitamin C berakibat penyakit scurvy, kekurangan thiamin berakibat beri-beri, kekurangan vitamin D berakibat rakitis, kekurangan vitamin A berakibat rabun senja.

Vitamin B3 ini tidak berwarna dan larut dalam air. Dengan turunan dari piridin memiliki gugus karboksil (COOH) pada 3 posisi. Bentuk lain dari vitamin Niasin adalah gugus amida yaitu nicotinamida. Gugus karboksi yang ada digantikan dengan karboksamida (CONH2) serta berbagai amida yang kompleks dan ester. Niasin dan vitamin B3 merupakan istilah yang digunakan secara bergantian dikarenakan memiliki aktivitas kimia yang sama.

Manfaat Niasin Dalam Tubuh

Apakah manfaatnya jika vitamin Niasin dikonsumsi? Fungsinya yaitu untuk meningkatkan kadar kolesterol HDL dalam darah dan mencegah terjadinya kardiovaskular. Kolesterol LDL dan trigliserida diturunkan sehingga menurunkan adanya penumpukan kolesterol di hati dan arteri. Vitamin B3 ini juga mampu memproduksi histamin yaitu senyawa kimia yang mana bisa melebarkan pembuluh darah. Sehingga darah mengalir ke seluruh bagian tubuh dengan lebih leluasa. Saat pemberian dosis tinggi, niasin dapat mencegah aterosklerosis. Karena saat sirkulasi darah terganggu, masalah seperti sakit kepala berlebihan dapat diatasi.

Selain itu vitamin B3 juga mampu untuk mencegah diabetes dan juga menahan kebutuhan insulin. Walaupun perlu diperhatikan penggunaan berlebih malah dapat menimbulkan gula darah tinggi. Manfaat lainnya adalah bahwa vitamin B3 mampu untuk meningkatkan kekuatan sendi, tulang dan otot. Sehingga vitamin B3 dapat digunakan dalam pengobatan osteoarthritis. Karena vitamin B3 juga memiliki efek anti-inflamasi juga dapat mengobati rheumatoid arthritis.

Kebutuhan Harian Niasin (Vitamin B3)

Untuk kebutuhan vitamin Niasin (B3) harian tergantung dari usia yang mengkonsumsinya. Untuk usia anak-anak maksimal dianjurkan mengkonsumsi vitamin B3 sebanyak 2-12 mcg perhari. Untuk wanita dewasa sebanyak 14 mcg dan pria dewasa sebanyak 16 mcg perhari. Untuk wanita hamil menyusui sebanyak 18 mcg. Sedangkan batasan untuk penggunaan orang dewasa mencapai 35 mcg perhari. Jika melebihi dari batas konsumsi yang dianjurkan dapat berdampak buruk bagi tubuh. Adanya gejala alergi serta berdampak adanya penyakit seperi pellagra.

Akibat Kekurangan Niasin (Vitamin B3)

Kekurangan niasin ini dapat terjadi dikarenakan seseorang membiarkan dirinya kekurangan niasin, karena kemiskinan (dinegara berkembang), dan kecenderungan alkoholik (dinegara maju). Akhirnya seseorang kekurangan vitamin B3. Kekurangan niasin berakibat turunnya metabolisme. Karena niasin berfungsi memecah karbohidrat menjadi glukosa yang akan digunakan menjadi energi, maka kekurangan vitamin B3 dalam keadaan normal akan membuat seseorang lemas. Sedangkan saat seseorang mengalami kekurangan vitamin B3 cukup banyak dan parah akan berakibat penyakit pellagra.

Penyakit pellagra ditandai dengan gejala seperti dermatitis, diare, demensia, serta kulit berlesi pada leher bagian bawah, hiperpigmentasi, radang mulut dan lidah, penebalan kulit (epidermis), adanya gangguan, delirium, amnesia dan kematian jika tidak ditangani dengan segera oleh medis. Kemudian gangguan mental bisa juga dialami oleh mereka yang mengalami defisiensi vitamin B3 ini. Seperti gelisah, depresi, apatis, kehilangan konsentrasi, mudah lupa, adalah beberapa penyakit mental yang menyerang mereka yang kekurangan vitamin B3.

Sumber Alami Niasin (Vitamin B3)

Sumber alami niasin atau vitamin B3 pada makanan terdapat pada sayuran, buah-buahan, daging, ikan, unggas, kacang-kacangan dan susu. Namun diantara sumber makanan tersebut yang mengandung vitamin B3 terdapat juga sumber makanan yang memiliki kandungan vitamin B3 tertinggi. Sumber alami vitamin B3 itu adalah jamur, tuna, salmon, dada ayam, asparagus, daging rusa, hati domba, daging sapi, dan telur. Walaupun sumber makanan alami tersebut belum tentu terpenuhi semua, maka konsumsilah salah satu atau dua dari sumber alami niasin tersebut yang paling mudah Anda dapati dan paling Anda gemari.

Setelah Anda mengenali lebih jauh tentang vitamin B3, tentu diharapkan Anda lebih mau untuk memenuhi gizi kebutuhan harian Anda. Baik dari pengertian, manfaatnya, kebutuhan harian yang dibutuhkan, akibat kekurangannya, serta sumber alami yang perlu Anda ketahui. Dari berbagai poin diatas yang saling melengkapi akan menjelaskan Anda bahwa penyakit itu bisa datang dari berbagai macam sebab. Hindari diri dari kesalahan konsumsi vitamin B3 berlebihan ataupun dari kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan Anda kekurangan vitamin B3. Tentu paksakan diri Anda untuk dapat mengkonsumsi sumber makanan alami yang mengandung vitamin Niasin agar tubuh Anda tetap terjaga dari defisiensi vitamin Niasin (B3).

More from Vitamin B3 - Niasin
Back to Top