WIKIVITAMIN.COM

informasi, berita, dan isu kesehatan seputar vitamin & mineral

Definisi dan Pengertian Vitamin B1 (Thiamin)


Apa itu vitamin B? Tidak banyak orang yang tahu seluk beluk tentang vitamin terutama vitamin B ini karena cukup kompleks dibandingkan dengan vitamin yang lain. Dari jenisnya saja, vitamin B dibedakan menjadi vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B8, B9, B10, B12, B15, dan B17. Dari banyaknya jenis vitamin B itu, maka pada artikel ini akan dijelaskan vitamin B1 saja. Penjelasan tentang definisi dan pengertian akan vitamin B1. Sehingga pembasan bagian-bagian artikel meliputi, pengertian vitamin B1, sejarah vitamin B1, manfaat vitamin B1 (thiamin) dalam tubuh, kebutuhan harian vitamin B1, sumber alami vitamin B1 dan resiko kekurangan vitamin B1.

Pengertian Vitamin B1

Sebuah vitamin dengan struktur kimia C12H17ClN4OS, salah satu jenis dari vitamin B kompleks, yang banyak ditemukan dalam daging, ragi, dan biji-bijian. Vitamin ini berfungsi sebagai metabolisme karbohidrat dan juga menormalkan aktivitas saraf. Vitamin ini larut dalam air, dan dalam metabolisme karbohidrat menjadikan gula yang lebih sederhana dan setelah itu dapat digunakan sebagai bahan bakar energi tubuh. Thiamin ini juga diperlukan untuk membuat kerja jantung menjadi normal, membuat kerja otot baik, dan juga seperti yang telah disebutkan, menormalkan fungsi saraf tubuh.

Sejarah Vitamin B1

Setelah mengerti tentang pengertian vitamin B1, ada baiknya Anda juga mengerti tentang sejarah vitamin B1 ini. Vitamin B1 merupakan vitamin pertama yang larut dalam air sehingga mengembangkan ilmu pengetahuan akan adanya kelangsungan hidup dari vitamin. Pada tahun 1884, Kenihiro Takaki yaitu seorang jendral ahli bedah angkatan laut di Jepang menolak adanya teori bahwa penyakit beri-beri disebabkan oleh kuman dan mengganti teori tersebut dengan sebab penyakit beri-beri adalah kekurangan gizi yang akut pada tubuh. Lalu dia mengganti perbekalan angkatan laut Jepang dimana nasi putih saja (tanpa lauk), menjadi dengan lauk seperti daging, susu, dan roti. Namun ternyata, pemenuhan gizi angkatan laut Jepang saat itu dengan beragam makanan membuat mahalnya kebutuhan perang dan vitamin belum banyak diketahui. Sehingga banyak prajurit yang mati karena penyakit beri-beri. Thiamin pun akhirnya terus diteliti dan disempurnakan sampai pada tahun 1958. Sehingga thiamin atau vitamin B1 ini dapat digunakan dalam berbagai macam kebutuhan medis ataupun konsumsi secara sehari-hari.

Manfaat Thiamin (Vitamin B1) Dalam Tubuh

Apa manfaat atau keuntungan mengkonsumsi thiamin dalam tubuh kita? Manfaatnya adalah mendorong pertumbuhan, melindungi otot jantung, dan mengoptimalkan fungsi kerja otak. Selain itu fungsinya dalam pencernaan juga baik, mengkonversi karbohidrat serta meningkatkan pembentukan urine. Selain itu bermanfaat sebagai pencegah sembelit pada pencernaan.

Dalam darah pun vitamin B1 sangat bermanfaat yaitu menjaga jumlah sel darah merah, menjaga sirkulasinya dan juga membantu kulit tetap sehat. Mengurangi kelelahan, mencegah terjadinya gagal jantung, hingga mencegah penuaan dini dan kepikunan. Sehingga manfaat thiamin atau vitamin B1 ini sangat banyak sekali bagi manusia.

Kebutuhan Harian Vitamin B1

Kebutuhan harian vitamin B1 erat kaitannya dengan dosis. Jika Anda sadar bahwa dosis vitamin B1 yang kita konsumsi itu sebenarnya tidak boleh kelebihan ataupun kekurangan. Walaupun dalam penggunaan hariannya kita juga tidak mampu mengukur vitamin B1 yang telah masuk ke dalam tubuh, namun Anda bisa mengukurnya dari jumlah berat sayuran atau buah atau daging yang mengandung vitamin B1 yang telah Anda makan. Lalu berapakah dosis hariannya?

Untuk kebutuhan laki-laki, vitamin B1 dengan dosis sesuai usia sebagai berikut:

  • 1 sampai 3 tahun : 0.5 miligram per hari
  • 4 sampai 8 tahun : 0.6 miligram per hari
  • 9 sampai 13 tahun : 0.9 miligram per hari
  • 14 tahun ke atas : 1.2 miligram per hari

Sedangkan untuk kebutuhan perempuan dengan dosis juga sesuai usia sebagai berikut:

  • 1 sampai 3 tahun : 0.5 mcg per hari
  • 4 sampai 8 tahun : 0.6 mcg per hari
  • 9 sampai 13 tahun : 0.9 mcg per hari
  • 14 sampai 18 tahun : 1.0 mcg per hari
  • 19 tahun keatas : 1.1 mcg per hari

Penuhilah kebutuhan dosis harian vitamin B1 ini dari berbagai sumber makanan. Untuk mengenal sumber makanan yang mengandung vitamin B1, bisa dilihat pada sub topik dibawah ini

Sumber Alami Vitamin B1

Vitamin B1 banyak terdapat di sereal gandum. Kemudian gandum, beras, merupakan sumber alami vitamin B1 dan kaya akan vitamin itu. Kacang-kacangan seperti kacang kedelai juga merupakan sumber thiamin terbaik. Sumber lainnya bisa Anda dapatkan pada lotus kering, lobak hijau, buah aprikot, nanas, kacang tanah, kacang pistasio, biji mustard, sampai makanan hewani seperti hati domba dan kambing. Sehingga Anda tidak perlu khawatir bahwa sumber alami vitamin B1 cukup banyak bisa Anda dapatkan di Indonesia.

Resiko Kekurangan Vitamin B1

Penyakit yang cukup terkenal jika Anda mengalami kekurangan vitamin B1 adalah beri-beri. Saat tubuh kekurangan vitamin B1, maka tubuh akan mengalami hilangnya nafsu makan, kehilangan berat badan, mual, kelelahan saraf, dan insomnia. Selain itu, kekurangan vitamin B1 juga dapat menyebabkan gangguan sistem jantung dan pembuluh darah. Walaupun sangat jarang sekarang kasus penyakit beri-beri, tetap ada baiknya Anda mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin B1.

More from Vitamin B1 - Thiamin
Back to Top