WIKIVITAMIN.COM

informasi, berita, dan isu kesehatan seputar vitamin & mineral

Pengertian Vitamin B2 (Riboflavin)


Mengenal vitamin B2 pada sayuran, buah, serta daging dan makanan olahan lainnya memang penting. Namun penting juga mengenal apa itu vitamin B2, bagaimana manfaatnya terhadap tubuh, kebutuhan perhariannya, sumber alaminya, dan resiko atas penggunaannya yang berlebihan. Pada artikel ini akan dibahas tentang pengertian vitamin B2 atau fiboflavin sebagai penambah pengetahuan anda.

Pengertian Vitamin B2 (Riboflavin)

Apa itu vitamin B2? Vitamin B2 atau riboflavin adalah salah satu anggota vitamin B kompleks yang larut dalam air. Dimana dalam struktur kimianya, vitamin B2 terdiri dari cincin trisiklik. Cincin itu dinamai isoaloxazine yang berikatan dengan jenis alkohol yaitu ribitol. Vitamin B2 ini mengalami fosforilasi dimana berperan sangat penting dalam reaksi redoks yang mana merupakan bersifat koenzim pada tubuh. Koenzim ini berperan di dalam tubuh sebagai metabolisme yang mana memecah senyawa seperti karbohidrat dan protein menjadi lebih sederhana. Sehingga metabolisme ini nantinya akan menjadi energi. Pada peran selanjutnya, vitamin B2 ini berperan dalam respirasi, pertumbuhan, dan produksi pada sel-sel pada tubuh.

Manfaat Riboflavin (Vitamin B2) Dalam Tubuh

Manfaat vitamin B2 antara lain menjaga imunitas tubuh. Dimana imunitas ini penting agar tubuh terhindar dari radikal bebas, infeksi dari bakteri dan virus. Karena jika imunitas tubuh terus berkurang penyakit lain pun akan datang. Selain itu kulit kering, bersisik, bisa dihindari dengan mengkonsumsi vitamin B2. Biasanya ini bermanfaat untuk perawatan kulit. Kemudian bermanfaat pada pertumbuhan tulang pada bayi dan balita. Tulang pada anak-anak masih dalam pertumbuhan, untuk itu konsumsi vitamin B2 diperlukan untuk memaksimalkan pertumbuhan anak agar tidak terjadi kelainan tulang. Penglihatan mata pun ada kaitannya dengan vitamin B2 ini. Karena vitamin B2 ini menjaga penglihatan mata agar tidak kabur serta mengakibatkan katarak dan keratitis. Manfaat lainnya yaitu membuat sariawan, bibir pecah-pecah, dan mulut kering dapat segera disembuhkan. Dengan memenuhi kebutuhan vitamin B2 sehari-hari maka akan membantu dalam menjaga kondisi kesehatan tubuh.

Kebutuhan Harian Vitamin B2

Kebutuhan harian vitamin B2 memang perlu dijelaskan. Biasanya memang kita jarang menghitung kadar milligram vitamin B2 dalam makanan yang kita makan. Karena memang dalam masyarakat Indonesia, menghitung kandungan gizi pada makanan apa lagi dalam takaran sajian mandiri (bukan kemasan) sangat sulit dilakukan. Untuk itulah mengapa dibutuhkan asupan khusus seperti suplemen dan makanan olahan atau kemasan yang sudah ditakar vitaminnya dibandingkan pada makanan yang dibuat sendiri. Kebutuhan vitamin B2 secara harian ini normalnya adalah 1,3 mcg. Karena sifatnya yang larut dalam air, maka saat mengkonsumsinya dalam jumlah dosis yang tinggi diharuskan untuk mengkonsumsi air putih yang banyak juga. Sehingga saat kebutuhan 1,3 mcg sudah terpenuhi, sisanya dapat segera dikeluarkan dari tubuh melalui urin atau keringat.

Sumber Alami Vitamin B2

Sumber alami vitamin B2 banyak terdapat di buah seperti nanas, jeruk, anggur, semangka serta dalam sayuran seperti asparagus, bayam, terong, paprika, brokoli, wortel, dan kacang hijau. Sedangkan pada makanan lain yang mengandung vitamin B2 adalah daging seperti daging ayam, sapi, dan kambing. Lalu ada ikan, seperti salmon dan ikan kembung. Ada sereal untuk makanan instannya, ada biji-bijian seperti kacang polong dan kacang kedelai. Kemudian ada gandum dan telur. Susu, keju, tomat, kacang almond, jamur, bayam, gandum juga merupakan makan alami yang memiliki kandungan gizi vitamin B2 yang banyak. Dengan banyaknya vitamin B2 pada beberapa sumber makanan alami, anda dapat memenuhinya dengan sangat baik karena banyaknya jenis sumber makanan yang bisa anda konsumsi.

Resiko Kekurangan Vitamin B2

Lantas apa resiko kekurangan vitamin B2? Kekurangan vitamin B2 perlu diketahui biasanya ada penyebab seseorang mengalami defisiensi vitamin B2. Seperti pada seseorang memiliki kebiasaan buruk yaitu peminum alkohol. Menyebabkan alkohol menghalangi penyerapan vitamin B2 melalui usus. Adanya diare akut yang diderita oleh seseorang kemudian adanya penyakit pada hati. Gejalanya tentu seperti pada bola mata cenderung merah, kemudian adanya sensitifitas pada mata akibat terkena cahaya matahari, lalu adanya peradangan pada bagian mulut, seperti bibir pecah-pecah, mulut kering, sariawan. Pada kulit pun akan terjadi kekeringan dan mengkeriput serta bersisik. Gejala sangat awal ditandai dengan sakit tenggorokan seperti batuk.

Kondisi tubuh saat kekurangan vitamin B2 memang tidak pernah diketahu secara langsung sampai terjadi defisiensi yang berat. Namun perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter agar mengetahui kadar vitamin dalam darah dengan pemeriksaan laboratorium. Kemudian konsumsi akan sumber makanan vitamin B2 juga tidak dikurangi. Selain juga mengkonsumsi suplemen vitamin dimana suplemen vitamin tersebut mengandung komposisi vitamin-vitamin yang ada. Jika terjadi gejala kelebihan vitamin B2 atau suplemen vitamin, maka penanganan awal adalah menghentikan pemakaian suplemen vitamin di hari berikutnya. Lalu konsumsi air mineral secara banyak untuk memicu vitamin B2 ini larut dalam air dan dikeluarkan melalui urin. Karena jika konsumsi air putih tidak dibanyakkan saat kelebihan dosis vitamin, berarti memaksa ginjal bekerja ekstra untuk menciptakan urin. Mengakibatkan adanya penggumpalan baik di ginjal ataupun di organ lain. Semoga pengertian lebih lanjut vitamin B2 ini bisa memberikan informasi bermanfaat untuk anda.

Back to Top