Vitamin

informasi, berita, dan isu kesehatan seputar vitamin

Akibat Kekurangan Vitamin E

Pin It

Lebih sering masyarakat di Indonesia kekurangan asupan vitamin harian. Dikarenakan memang informasi dan pendidikan akan informasi konsumsi vitamin anjuran harian lebih banyak tidak diketahui. Kalaupun sadar dan mengetahui, karena kesibukan atau lebih kepada rasa cuek mengakibatkan kekurangan vitamin dalam asupan harian pun terjadi. Hingga akibat yang buruk bisa ditimbulkan karenanya. Pada artikel ini akan dibahas tentang kekurangan vitamin E dan apa saja akibatnya pada tubuh.

Tanda atau Gejala kekurangan vitamin E

Tanda atau gejala kekurangan vitamin E pada tubuh memang jarang terjadi. Biasanya hal yang akan kami bahas adalah tentang penderita penyakit tertentu. Dimana penyakit ini menyebabkan penyerapan vitamin E untuk tubuh tidaklah menjadi begitu optimal. Cystic fibrosis dan chron’s disease merupakan penyakit dimana saat diderita, tidak dapat mencerna lemak yang masuk ke dalam tubuh dengan baik dan juga menyebabkan penyerapan vitamin E pada usus tidak optimal. Sehingga penderita penyakit ini cenderung kekurangan vitamin E mereka.

Hal lain yang bisanya menjadi gejala kekurangan vitamin E adalah karena seseorang tersebut sedang menjalani diet rendah lemak. Saat asupan lemak tidak masuk ke dalam tubuh, maka vitamin E pun akan sulit larut dalam tubuh. Dengan demikian dibutuhkan sedikit makanan berlemak untuk melarutkan vitamin E yang sudah masuk dalam tubuh.

Jika anda memakai obat-obatan, seperti penurun lemak atau kolesterol, hal ini bisa menyebabkan turunnya asupan vitamin E yang harus masuk dalam tubuh anda. Tanda-tanda seseorang kekurangan vitamin E seperti luka lama sembuh, tubuh mudah memar, varises, kurang gairah seks, infertilitas, hilangnya kekuatan otot, dan masih banyak gejala dan penyakit yang akan kami bahas akibat kekurangan vitamin E ini.

Penyakit Akibat Kekurangan Vitamin E

Jika asupan vitamin E kurang pada tubuh maka sel darah merah mudah rusak kemudian terbelah. Pada keadaan ini terjadi kerusakan pada sistem otot dan syaraf. Nantinya orang tersebut akan mengalami kesulitan dalam berjalan. Serta terjadinya nyeri pada otot betis. Bahkan jika kekurangan vitamin E ini cukup besar dan berkelanjutan, dapat berpotensi memicu adanya kanker baru dalam tubuh yang menyerang paru-paru, saluran pencernaan, dan payudara.

Bagaimana jika terjadi pada bayi dan anak-anak? Penyakit pada bayi juga banyak yang disebabkan kekurangan vitamin E. Apalagi pada bayi prematur yang memang memiliki cadangan vitamin E yang sedikit. Sehingga pada bayi prematur yang kekurangan vitamin E dalam tubuhnya akan mengalami gangguan penglihatan. Pada anak yang memiliki usia yang lebih besar, kekurangan vitamin E ini akan menimbulkan penyakit seperti kelainan saraf, refleks menurun, gangguan penyerapan di usus, dan lemahnya otot.

Perlu adanya penanganan khusus jika seseorang sudah kekurangan vitamin atau defisiensi vitamin E secara akut bahkan kronis. Untuk segera dilakukan upaya pengobatan rumah sakit, Pemberian vitamin E secara kontinu agar tidak timbul penyakit yang lebih besar seperti kanker usus, kanker payudara atau kanker paru-paru tidak terjadi.

Cara Mengatasi Defisiensi Vitamin E

Bagaimana cara mengatasi kekurangan vitamin E ini? Agar tidak terjadi penyakit seperti yang telah disebutkan diatas? Cara mengatasi defisiensi vitamin E ini bisa dilakukan secara harian jika tidak akut atau kronis. Seperti langsung mengkonsumsi pil, kapsul vitamin E atau suplemen vitamin E yang banyak dijual di apotek atau toko obat. Namun Anda bisa mengkonsumsi jenis makanan yang lebih alami untuk mencegah tubuh terkena dampak karsinogen akibat bahan-bahan sintesis vitamin E dalam kapsul yang Anda minum.

Bahan makanan yang bisa Anda makan yaitu seperti daging ikan, daging ayam, kuning telur, kecambah, minyak kacang, minyak kelapa, dan kacang-kacangan. Perlu sekali melengkapi makanan sehat seperti 4 sehat 5 sempurna yang sering diajarkan sewaktu masih di sekolah dasar dulu. Karena semakin lengkap varian makanan semakin baik pemenuhan gizi makanannya termasuk vitamin E.

Pin It

↑ Back to Top