Gejala dan Resiko Defisiensi Vitamin B1

Kekurangan vitamin B1 juga bisa terjadi. Lebih dimungkinkan dibandingkan kelebihan vitamin B1. Kekurangan vitamin B1 bisa terjadi juga akibat mengkonsumsi berlebihan salah satu jenis vitamin B yang lain. Karena sekali lagi, vitamin B merupakan vitamin B kompleks. Artinya vitamin B harus dipenuhi secara seimbang untuk semua jenisnya. Tidak bisa lebih atau kurang di satu jenis vitamin B saja. Tentu kelebihan dan kekurangan masih ada yang dianggap wajar dan normal ada yang harus dilakukan penanganan lebih lanjut. Kami akan membahas tentang gejala dan resiko kekurangan vitamin B1.

Pentingnya Vitamin B1

Vitamin B1 penting untuk tubuh. Biasanya seseorang yang merasa pegal baik melakukan aktivitas yang padat maupun yang tidak berarti seseorang kekurangan vitamin B1. Jika lelah saja itu wajar, tapi jika pegal sampai-sampai tubuh susah digerakkan berarti tubuh mengalami defisiensi vitamin B1. Vitamin B1 selain mengurangi pegal-pegal, manfaat lainnya yaitu memperlancar sirkulasi darah, menstabilkan metabolisme, mencegah kerusakan syaraf, dan mengoptimalkan kerja otak. Oleh karena itu vitamin B1 ini sangat penting untuk dikonsumsi. Vitamin B1 bisa didapatkan dengan mengkonsumsi daging, telur, kacang-kacangan, sereal, buah dan sayuran.

Gejala dan Resiko Kekurangan Vitamin B1

Gejala dan resiko kekurangan vitamin B1 ada banyak. Misalnya kurangnya makanan berserat dan berbuah. Kemudian kebiasaan buruk seseorang yang suka meminum alkohol. Seseorang yang mengalami diare berat. Dan penyakit beri-beri yang menyerang bayi. Ketiga hal tersebut hal umum saat seseorang akan kehilangan vitamin B1 dari dalam tubuhnya. Lalu apa resiko yang bisa ditimbulkan saat tubuh kekurangan vitamin B1? Seperti masalah pada daya ingat. Lalu kehilangan nafsu makan pada seseorang. Gangguan tidur seperti insomnia. Kemudian jika terjadi kekurangan vitamin B1 berat akan mengalami penyakit beri-beri sampai kelainan jantung. Beri-beri ada yang menyerang sistem syaraf dinamakan beri-beri kering sedangkan yang menyerang sistem jantung dinamakan beri-beri basah. Sehingga perlu untuk mengkonsumsi makanan seperti daging-dagingan untuk mencegah terjadinya kekurangan vitamin B1 dalam tubuh.

Penyebab Kekurangan atau Defisiensi  Vitamin B1

Seseorang mengalami defisiensi vitamin B1 juga banyak sebabnya. Bisa terjadi akibat diare yang akut atau memang tidak mengkonsumsi vitamin B1 ini ke dalam tubuh. Saat mengalami diare berat atau tidak mengkonsumsi vitamin B1, maka tubuh akan menggunakan thiamin ini untuk memenuhi kekurangan thiamin pada tubuh. Thiamin ini tersebar di otak, otot, sebagian kecil di jantung, hati, ginjal sebesar 30 mcg. Oleh karena itu, tubuh masih bisa mengatasinya kekurangan vitamin B1 selama satu bulan. Sebab lainnya bisa terjadi akibat seseorang itu telah mengalami kerusakan organ dalam yaitu pencernaan, sehingga penyerapan vitamin B1 pun terganggu. Banyak memakan ikan mentah yang membuat vitamin B1 tidak aktif didalam tubuh dan juga terlalu banyak asupan makanan magnesium.

Penyakit Beri-beri

Beri-beri seperti yang dijelaskan diatas yaitu ada dua jenis. Beri-beri kering terjadi akibat supan kalori pada tubuh tidak tercukupi sehingga pergerakan aktifitas tubuh menurun sangat jelas. Sayangnya terkena dampak beri-beri kering ini jika sudah berlanjut akan mengalami gangguan mental yang parah. Sehingga penggunaan konsumsi vitamin B1 pun tidak bisa membantu seutuhnya (walaupun ada yang sembuh tapi itupun juga hanya separuh penderita saja). Beri-beri basah sendiri adalah menimbulkan gejala kardiovaskular pada tubuh. Secara seketika. Seperti terbangun dengan jantung berdetak cepat, sesak nafas saat beraktifitas, serta tungkai membengkak. Hal ini disebabkan adanya penggumpalan cairan pada tubuh.  Sehingga vitamin B1 diharapkan dapat membuat penggumpalan cairan tersebut bisa diatasi dan dikeluarkan dari tubuh. Namun pada masa saat ini, penyakit beri-beri sudah sangat berkurang terjadi di masyarakjat. Karena pengetahuan akan makanan bergizi dan pemenuhan kebutuhan vitamin B1 sudah cukup baik.

Kebutuhan Vitamin B1 Perhari

Berapakah konsumsi vitamin B1 perhari yang dianjurkan? Biasanya konsumsi vitamin B1 ini untuk orang dewasa antara 1 miligram sampai 1,5 miligram perhari. Namun untuk konsumsi secara tepat tergantung dari usia yang mengkonsumsinya sendiri. Jika untuk bayi dan balita penggunaan vitamin B1 ini antara 0,3 sampai 0,6 miligram perhari. Sedangkan untuk anak-anak dari usia 5 tahun sampai 14 tahun kebutuhan vitamin B1 antara 0,6 sampai 1 miligram.

Sumber Alami Vitamin B1

Sumber alami vitamin B1 lebih banyak dikandung dalam daging-dagingan. Seperti daging sapi dan babi, kemudian daging ayam dan daging ikan. Bagi yang suka makan ikan pastilah kebutuhan vitamin B1 harian sudah tercukupi. Jika anda sedang berdiet atau menghindari lemak dan kolesterol, sayuran seperti bayam, brokoli, terong, juga mengandung vitamin B1. Sedangkan untuk buah-buahan ada jeruk, nanas, anggur yang juga mengandung vitamin B1. Sehingga kebutuhan vitamin B1 anda bisa tercukupi.

Hindari gejala ataupun akibat dari kekurangan vitamin B1. Dengan konsumsi makanan bergizi setiap hari. Hindari juga dengan makan makanan cepat saji atau modern yang lebih kepada makanan berlemak saja. Walaupun daging adalah sumber makanan yang mengandung vitamin B1, namun ada baiknya mengkonsumsi sumber makanan alami lainnya yang bisa membantu anda memenuhi vitamin B1 perharinya.

Be the first to comment on "Gejala dan Resiko Defisiensi Vitamin B1"

Leave a comment