Kurangi Resiko Diabetes Mulai Sekarang

Indonesia merupakan Negara yang masuk kategori “top ten” yang paling sering mengalami kendala atas penyakit diabetes. Kenapa diabetes merupakan penyakit mematikan yang menjangkiti masyarakat Indonesia? Jawabannya mudah, karena kita lebih sering mengkonsumsi karbohidrat dan gula (manisan atau sejenisnya yang manis) dalam makanan kita. Sehingga Indonesia menjadikan diabetes tumbuh dan berkembang. Penyakit ini diderita rata-rata oleh usia tua yaitu 50 tahun. Bahkan dengan gaya hidup orang Indonesia yang lebih suka makan karbohidrat dengan alasan “lebih kenyang” mengakibatkan mereka yang usianya mencapai 50 tahun akan mengalami resiko terkena diabetes lebih dari 50%. Jadi pertimbangkan kembali pola makan Anda sebelum terlambat.

Vitamin K Ternyata Mengurangi Resiko Diabetes

Penyakit diabetes atau gula darah tinggi ini ternyata dapat diturunkan kadarnya. Tentu perlu usaha yang berkelanjutan dalam mengkonsumsinya. Vitamin K terdapat banyak sekali dalam sayuran hijau, namun karena gaya hidup sekali lagi yang membuat masyarakat Indonesia jauh dari kata sehat. Usia rentang 15 tahun sampai 25 tahun memiliki gaya hidup yang cenderung tidak sehat. Akibat dari banyaknya makanan praktis, instan serta kurangnya makanan yang mengandung vitamin K. Banyaknya glukosa yang masuk ke dalam tubuh cukup beresiko, karena di dalam tubuh, glukosa berlebihan dapat merusak sel dan struktur molekul. Hal ini bisa menimbulkan plak juga pada dinding pembuluh darah. Apalagi kelebihan glukosa menyebabkan protein dan lemak tidak tercerna sempurna.

Selain itu juga glukosa berlebih erat kaitannya dengan kalsium dalam darah yang tidak terserap baik. Sehingga menimbulkan resiko penyakit jantung dan diabetes. Untuk itu perlu mengkonsumsi sayuran hijau seperti bayam dan brokoli agar kebutuhan vitamin K sebagai zat pengurai glukosa tetap ada di dalam tubuh dan mengurangi resiko terserangnya penyakit diabetes. Perlu diperhatikan, pemasakan sayur yang salah, atau terlalu masak mengakibatkan kandungan vitamin K juga hilang sehingga percuma saja mengkonsumsi sayur namun kandungannya tidak termakan karena hilang oleh proses pemasakan yang salah.

Fakta dan Cara Pencegahan Alternatif

Fakta menyebutkan dalam penelitian di Amerika serikat bahwa, mereka yang lanjut usia dengan umur 50 tahun ke atas bahwa mereka yang diteliti awalnya tidak memiliki sejarah dengan penyakit diabetes tipe 2. Lalu dengan hasil teliti bahwa 90% lansia diberi rutin vitamin K ternyata setelah 5 tahun tidak teridentifikasi adanya diabetes. Namun 10% sisanya yang tidak rutin atau bahkan terjadi penurunan konsumsi vitamin K mengalami masalah dengan diabetes. Sehingga para peneliti di Amerika serikat menyimpulkan bahwa adanya keterkaitan erat antara vitamin K dengan diabetes. Dimana mengkonsumsi vitamin K rutin dapat mengurangi dampak atau resiko diabetes di masa tua.

Lalu bagaimana pencegahan alternatifnya? Pertama jelas, kelebihan glukosa mengharuskan Anda untuk sering berolah raga. Seperti halnya kelebihan lemak. Kemudian konsumsi vitamin K secara benar dengan memasak sayur dengan panas tertentu dan jangka waktu tertentu. Ini harus mulai diperhatikan sehingga Anda tidak asal memasak sayur. Terakhir jelas bahwa kebutuhan vitamin K pada sayur dirasa kurang akibat gaya hidup yang cenderung buruk. Sehingga dibutuhkan suplemen vitamin K atau suplemen vitamin yang terkandung vitamin K juga di dalamnya agar glukosa dalam tubuh yang berlebih bisa segera digunakan oleh tubuh sehingga tidak terjadi endapan. Semoga pembahasan kali ini bisa menambah wawasan Anda tentang diabetes dan juga vitamin K.

Be the first to comment on "Kurangi Resiko Diabetes Mulai Sekarang"

Leave a comment