Makanan Sumber Vitamin E dan Selenium

Vitamin E dan selenium keduanya ditemukan di beberapa makanan nabati, akan tetapi selenium juga terkandung pada ikan daging, telur, dan daging unggas. Selenium dan vitamin E adalah nutrisi esensial untuk kesehatan yang mengandung antioksidan. Jika anda memperhatikan asupan untuk diet viamin E dan selenium, tanyakanlah pada dokter atau ahli gizi terdaftar sebelum secara drastis merubah diet makanan anda.

Sumber Makanan Vitamin E dan Selenium

Anda bisa mendapatkan vitamin E dan selenium dari gandum dan minyaknya, dan dari berbagai jenis kacang-kacangan. Anda juga bisa mendapatkan vitamin E dari biji bunga matahari, kacang almond dan minyaknya, begitupun dengan kacang tanah dan selainya. Pepaya, jagung dan minyak canola, labu, blueberry, alpukat, mangga, dan brokoli juga merupakan makanan yang mengandung vitamin E dengan jumlah kandungan yang berbeda-beda. Selenium bisa didapatkan dari berbagai tanaman yang tumbuh di tanah yang kaya mineral ini, bisa juga didapatkan pada roti fortifikasi. Beras merah, lobak, kacang Brasil, bawang putih dan lobak Swiss merah semua mengandung selenium. Selain sumber nabati, anda juga bisa mendapatkan selenium dari jus jeruk, ikan, kerang-kerangan, telur, daging merah dan ayam.

Fungsi Selenium dan Vitamin E

Selenium dan vitamin E keduanya berfungsi sebagai antioksidan di tubuh anda. Bekerja bersama untuk mencegah kerusakan sel dari radikal bebas. Vitamin E juga membantu fungsi sistem imun dan kekuatan membran sel. Sebagai tambahan untuk fungsi antioksidannya, selenium juga berperan unutk melindungan tubuh dari racun, merangsang antibodi dan meningkatkan motilitas dan produksi sperma pada laki-laki.

Akibat Kekurangan Vitamin E dan Selenium

Jika anda kekurangan vitamin E, anda bisa merasakan efek berbahaya esperti lemah otot, anemia, penipisan retina, dan masalah saraf. Kekurangan selenium dapat meningkatkan resiko kanker, juga bisa menyebabkan penyakit Heshan pada hati, penyakit Kashin-Beck pada tulang dan sendi, dan keterbelakangan mental.

Kebutuhan Harian

Angka Kecukupan Gizi vitamin E adalah 15mg untuk orang dewasa dan remaja umur 14 tahun ke atas, 19mg untuk ibu menyusui, 11mg untuk anak usia 9 – 13 tahun, 7mg untuk anak usia 4 – 8 tahun, dan 6mg untuk usia 1 – 3 tahun. Anda membutuhkan selenium jauh lebih sedikit. Angka kecukupan gizi selenium untuk orang dewasa dan remaja 14 tahun ke atas adalah 55mcg. anak-anak usia 9 – 13 tahun adalah 40 mcg. anak-anak 4 – 8 tahun dan 1 – 3 tahun adalah 20mcg. Ibu hamil  harus mendapatkan 60mcg selenium tiap hari, sedangkan ibu menyusui harus mendapatkan 70mcg.

Sebagai Pertimbangan

Sebagian besar orang mendapatkan selenium dan vitamin E yang cukup dari makanan yang mereka makan, akan tetapi orang tertentu mungkin membutuhkan suplemen tambahan. Sebagai contoh, anda mungkin membutuhan suplemen vitamin E dan selenium jika anda memiliki malabsorpsi dan gangguan pencernaan seperti penyakit Crohn atau kolitis ulserativa.