Vitamin

informasi, berita, dan isu kesehatan seputar vitamin

Makanan yang Banyak Mengandung Vitamin B6 (Piridoksin)

Pin It

Sumber makanan yang banyak mengandung vitamin B6 akan kami bahas di artikel ini. Sumber makanan tersebut antara lain banyak terdapat di daging, ikan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan padi-padian. Dengan mengenal lebih jauh sumber makanan yang bervitamin B6, maka akan meningkatkan rasa keperdulian terhadap diri sendiri untuk tetap sehat. Artikel ini akan membahas makanan apa saja yang masuk jenis sumber alami yang telah disebutkan beserta dengan kandungan vitamin B6-nya.

Daging

Hati adalah bagian dari organ hewan-hewan seperti sapi, kambing, rusa, domba yang dapat dikonsumsi oleh manusia. Organ hati ini cukup digemari karena merupakan sumber makanan alami yang banyak mengandung vitamin. Salah satunya vitamin B6. Namun juga terdapat efek samping dari konsumsi daging hati karena banyak mengandung kolesterol. Olahan hati sendiri banyak untuk olahan makanan modern seperti sosis. Daging hati kalkun mengandung vitamin B6 sebanyak 1,04 mcg dalam takaran 100 gram. Daging hati sapi mengandung vitamin B6 sebanyak 1,03 mcg dalam takaran 100 gram.

Ikan

Ikan juga banyak mengandung vitamin B6. Ikan yang banyak mengandung vitamin B6 antara lain ikan tuna, ikan cod, ikan salmon. Kandungan vitamin B6 pada ikan tuna dengan kadar 4 ons ikan tuna adalah 1,18 mcg. Kandungan vitamin B6 pada ikan salmon dengan kadar 100 gram adalah 0,94 mcg namun untuk kadar 3 ons mengandung vitamin B6 sebanyak 0,8 mcg. Kandungan vitamin B6 untuk ikan cod dengan kadar 100 gram adalah 0,462 mcg namun untuk kadar 3 ons mengandung vitamin B6 sebanyak 0,39 mcg. Ikan-ikan ini sudah banyak ditemui di Indonesia, seperti di pasar modern supermarket atau mall. Atau dalam bentuk lebih praktis seperti kalengan sarden.

Sayur-sayuran

Sayur-sayuran juga banyak mengandung vitamin B6. Terutama pada sayuran bawang putih. Kandungan vitamin B6 pada sayuran bawang putih dengan takaran satu ons adalah 0,22 mcg. Bawang putih ini termasuk sayuran yang paling banyak digunakan di Indonesia. Memiliki manfaat seperti detoksifikasi, menjaga kesehatan jantung yaitu menurunkan kadar kolesterol jahat, bermanfaat pada penderita diabetes karena meningkatkan kadar insulin, serta mengandung alicin yaitu pelindung dari infeksi. Bawang putih ini biasanya digunakan dalam resep masakan karena merupakan bumbu penyedap rasa, seperti pada sambel atau masakan yang digoreng.

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan yang mengandung vitamin B6 juga ada. Seperti kacang kedelai, kacang polong, dan kacang hijau. Sedangkan ada juga kacang merah yaitu sumber makanan kacang-kacangan yang cukup baik bagi tubuh karena mengandung vitamin B6 yang cukup banyak. Pada kacang hijau dengan kadar satu cangkir mengandung vitamin B6 sebanyak 0,14 mcg. Dengan mengkonsumsi setidaknya satu cangkir atau mangkok kacang-kacangan ini Anda dapat memenuhi kebutuhan harian vitamin B6.

Biji-bijian

Biji-bijian yang termasuk mengandung vitamin B6 cukup baik adalah biji bunga matahari dan biji wijen. Kandungan vitamin B6 pada biji bunga matahari dengan takaran seperempat cangkir adalah 0,47 mcg. Kandungan vitamin B6 pada biji wijen dengan takaran 100 gram adalah 0,8 mcg. Biji bunga matahari sendiri sering disebut di Indonesia sebagai kuaci. Makanan cemilan khas dengan rasa yang cukup manis dan gurih. Sedangkan pada biji wijen banyak digunakan untuk diambil minyaknya. Dapat juga bijinya digunakan dalam olahan makanan seperti onde-onde. Bahkan dapat menjadi bahan pembuatan pasta. Lebih bermanfaat lagi minyak wijen ini dapat digunakan sebagai penghilang rasa nyeri seperti pada pengobatan alternatif.

Padi-padian

Orang Indonesia mengenal padi dengan artian pasti menjadi beras. Padahal gandum juga merupakan tanaman dari keluarga padi-padian. Beras dan gandum inilah yang juga banyak mengandung vitamin B6 untuk memenuhi kebutuhan vitamin B6 pada tubuh. Gandum sendiri diolah menjadi roti. Sehingga memakan roti pun bermanfaat karena mengandung vitamin B6. Beras sendiri mengandung vitamin B6 sebanyak 4,07 mcg setiap sajian 100 gramnya atau 0,3 mcg per sendok makan. Sedangkan gandum mengandung vitamin B6 sebanyak 1,3 mcg setiap sajian 100 gramnya atau 0,05 mcg per satu sendok makan.

Mengkonsumsi beras pada orang Indonesia sebenarnya telah mencegah seseorang terkena masalah defisiensi vitamin B6. Namun sayangnya terlalu banyak makan nasi ataupun roti dapat menyebabkan tingginya kadar gula darah dalam tubuh. Inilah yang menyebabkan penyakit diabetes lebih banyak dialami masyarakat Indonesia dibandingkan masyarakat di luar Indonesia.

Dari berbagai sumber makanan yang mengandung vitamin B6 diatas. Diharapkan Anda lebih paham untuk banyak makanan bergizi agar defisiensi vitamin B6 tidak terjadi. Makanan diatas cukup banyak jenisnya. Diusahakan sebisa mungkin untuk tidak mengkonsumsi satu jenis makanan saja diatas terus menerus tanpa kontrol misalnya nasi. Perlu juga Anda melengkapinya dengan sayuran, ikan dan daging agar Anda dapat mengontrol terlalu banyaknya karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh namun tetap menerima asupan vitamin B6 dengan cukup. Sehat adalah cara terbaik menjalani hidup. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin adalah langkah yang tepat. Kendalikan agar tidak terlalu berlebihan maupun kekurangan. Karena akibat dari kelebihan ataupun kekurangan vitamin B6 juga memiliki dampak buruk bagi tubuh kita.

Pin It

↑ Back to Top