WIKIVITAMIN.COM

informasi, berita, dan isu kesehatan seputar vitamin & mineral

Makanan yang Mengandung Vitamin B1 (Thiamin)


Sumber makanan yang mengandung vitamin B1 ternyata banyak. Selain pada buah dan sayuran tentunya. Pada makanan seperti daging, ikan, sereal, bijian, benih, tuna, kacang polong, gandum, telur. Untuk melengkapi informasi Anda tentang vitamin B1 ini, artikel ini akan membahas tentang sumber makanan selain buah dan sayuran yang mengandung vitamin B1.

Daging

Daging dalam produksi kalengan ternyata mengandung 0,9 mcg vitamin B1. Lebih tinggi dibandingkan dengan vitamin B1 pada buah dan sayuran. Jeroan mengandung vitamin B1 yang cukup banyak. Selain itu juga ada daging sapi yang juga banyak mengandung vitamin B1. Seperti hati pada daging sapi banyak mengandung vitamin B1. Terlebih lagi daging yang rendah lemak, lebih banyak lagi mengandung vitamin B1.

Ikan

Ikan juga mengandung vitamin B1 loh. Ikan tuna mengandung setidaknya dalam 4 ons mampu memenuhi 38% kebutuhan harian vitamin B1 dalam tubuh. Dengan begitu, sangat baik untuk mengkonsumsi ikan untuk memenuhi kebutuhan vitamin B1. Secara pasti, dalam 4 ons ikan tuna terkandung 0,57 mcg vitamin B1. Kemudian ada ikan Kuwe (pompano) yang mengandung 0,45 mcg vitamin B1 setiap sajian 100 gramnya. Lalu ada ikan salmon juga yang mirip kandungan vitamin B1-nya seperti ikan tuna. Selain itu, menggunakan suplemen seperti minyak ikan juga dapat membantu pemenuhan kebutuhan vitamin B1. Karena tidak semua orang menyukai jenis ikan yang mengandung vitamin B1 sehingga suplemen membantu untuk memenuhinya.

Sereal

Sereal termasuk makanan olahan modern. Karena di Negara maju, sereal sudah menjadi makanan wajib untuk kebutuhan pagi hari (sarapan). Memang di Negara berkembang seperti Indonesia sangat jarang dilakukan karena memang harga sereal bisa lebih mahal daripada makanan alami yang biasa di konsumsi di pagi hari (nasi, telur, mie, roti, dan lain-lain). Sereal sendiri merupakan produk dari gandum. Kandungan vitamin B1-nya cukup tinggi. Karena seperempat cangkir saja mampu memenuhi 0,5 mcg vitamin B1. Apalagi sereal ini bisa dipadukan dengan lauk pauk lainnya seperti daging dan ikan.

Biji-bijian

biji-bijian seperti kacang kenari, kacang tanah, kacang brazil, kacang kering, kacang kismis merupakan kacang-kacangan yang mengandung vitamin B1. Namun jika kacang-kacangan ini dimasak, direbus, bisa kehilangan 30% dari kandungan vitamin B1 alaminya. Untuk itu kacang-kacangan bisa dikonsumsi langsung untuk mendapatkan vitamin B1 secara optimal. Seperti juga biji bunga matahari yang mengandung 1,48 mcg vitamin B1 dalam takaran 100 gramnya.

Lalu kacang pinus yang mengandung 1,28 mcg vitamin B1 dalam takaran 100 gramnya. Kacang pistachio juga mengandung vitamin B1. Dalam takaran 100 gramnya mengandung 0,87 mcg vitamin B1. Kacang macadamia mengandung vitamin B1 sebanyak 0,7 mcg dalam takaran 100 gramnya. Lalu juga ada kacang kemiri mengandung vitamin B1 sebanyak 0,66 mcg dalam takaran 100 gramnya.

Kacang Polong

Kacang polong sendiri mengandung 0,4 mcg vitamin B1 dalam takaran 100 gramnya. Saat kacang polong ini direbus, mengandung 27% vitamin B1 dengan pembagian per cangkirnya pada kacang polong dan kacang koro dengan berat sekitar 23% per cangkirnya. Selain itu ada kacang hitam yang mengandung 0,42 mcg vitamin B1 setiap cangkir pemenuhannya. Ada kacang lima atau buncis juga yang mengandung vitamin B1 sebanyak 24,7 mcg per satu cangkir kacang buncis. Jadi sangat banyak kacang-kacangan yang mengandung vitamin B1.

Telur

Telur adalah sumber makanan yang paling sering dikonsumsi oleh orang Indonesia. Seperti sarapan, jarang ada yang menggunakan sereal, namun telur bisa dijadikan alternatif untuk memenuhi kebutuhan gizi vitamin B1. Tentu tidak hanya untuk sarapan saja. Karena telur dihasilkan dari ayam dimana daging ayam juga mengandung vitamin B1 (walaupun lebih banyak kandungannya pada daging sapi dan babi). Oleh karena itu telur juga mengandung vitamin B1. Satu telur yang telah dimasak mengandung 0,03 mcg vitamin B1.

Gandum

Kandungan vitamin B1 pada satu cangkir gandum mengandung 4,47 mcg vitamin B1. Untuk itu gandum bisa dikonsumsi untuk pemenuhan vitamin B1 secara harian. Walaupun sampai sekarang gandum lebih banyak di temukan pada sereal dibandingkan pada masakan lain. Karena gandum merupakan komoditi ekspor utama amerika serikat dan jarang ditanam di Indonesia. Selain itu gandum sudah lebih diolah dalam bentuk makanan seperti roti, kue, dan makanan lainnya. Karena gandum diolah menjadi tepung dan tepung itulah yang digunakan dalam bentuk makanan lainnya. Bisa juga menjadi bahan baku mie yang sering kita makan sehari-hari.

Dari berbagai sumber makanan diatas, semoga semakin banyak informasi yang akan anda dapatkan dan pahami tentang vitamin B1 ini akan membuat anda banyak pilihan dalam menggunakan sumber-sumber makanan yang ada. Jika anda belum banyak mengenal jenis makanan diatas atau belum pernah memakannya, bisa dicoba terlebih dahulu. Karena terkadang tidak adanya variatif dalam makanan yang kita makan akan terkendala pemenuhan vitamin B1 dalam tubuh nantinya karena bosan dengan makanan yang itu-itu saja. Semoga informasi ini bermanfaat.

More from Vitamin B1 - Thiamin
Back to Top