Vitamin

informasi, berita, dan isu kesehatan seputar vitamin

Manfaat dan Fungsi Vitamin K

Pin It

Fungsi vitamin tentu sangat banyak bagi tubuh. Dalam pembahasan artikel ini akan dibahas tentang manfaat dan fungsi vitamin K. Sebelumnya, perlu anda ketahui bahwa vitamin K adalah vitamin yang larut dalam lemak di tubuh. Secara normal, fungsi vitamin K ini untuk membantu proses pembekuan darah saat terjadi luka pada bagian tubuh. Karena fungsi utamanya inilah vitamin K tidak diperlukan secara banyak karena tidak setiap hari tubuh mengalami luka baik luka dalam ataupun luka luar. Namun Anda perlu lebih jauh mengenal manfaat dan fungsi dari vitamin K.

Berperan Penting Dalam Proses Pembekuan Darah

Tentu dalam pemenuhan kebutuhan vitamin K pada tubuh juga penting. Walau tidak seperti vitamin yang lain yang dibutuhkan dalam jumlah besar, namun jika vitamin K ini tidak dipenuhi dapat mengakibatkan hal yang tidak diinginkan. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa fungsinya untuk membantu pembekuan darah. Jika tidak terpenuhi vitamin K maka proses pembekuan darah akan terganggu. Logikanya, jika sebuah luka sayatan karena pisau ukuran luka kecil bisa sembuh dalam waktu 1 hari (sembuh total), pada orang yang kurang vitamin K dalam tubuhnya akan memiliki lebih dari 1 hari untuk (sembuh totalnya).

Pada bayi, vitamin K sangat sedikit sekali asupannya. Hanya dari ibu saat menyusui vitamin K pada bayi terpenuhi. Walaupun dinilai kurang karena bayi rentan mengalami luka dan akan sulit sekali sembuh, maka dari itu pemberian vitamin K diperlukan untuk pemenuhan kekuatan pada bayi agar pembekuan darah akibat luka bisa diatasi. Selain itu, fungsi vitamin K sebagai kofaktor enzim untuk mengkatalis reaksi karboksilasi asam amino asam glutamat. Kemudian pada penelitian terbaru ternyata vitamin K ternyata dapat juga mengobati penyakit jantung dan stroke. Pada artikel ini akan dibahas lebih lanjut fungsi vitamin K yang berkenaan tentang tulang, resiko diabetes, pendarahan pada hati, penyakit hemoragik pada bayi yang baru lahir, dan yang lainnya.

Berperan Penting Dalam Pertumbuhan Tulang dan Pencegahan Osteoporosis

Dalam pembentukan tulang dan pencegahan osteoporosis, ternyata vitamin K juga dapat melakukannya. Tubuh perlu mengikat kalsium dalam sumber makanan yang kita makan. Karena jika kalsium dibiarkan begitu saja, tulang tidak bisa berkembang dengan baik. Nantinya akan timbul banyak penyakit tentang tulang. Untuk itu vitamin K diperlukan untuk pengerasan tulang karena vitamin K dapat mengikat kalsium. Karena tulang itu bentuknya berongga, vitamin K membantu mengikat kalsium dan menempatkannya ditempat yang tepat.

Dalam jangka panjang jika kalsium ini tidak dapat dipenuhi, bisa mengakibatkan osteoporosis atau pengeroposan tulang. Hindari hilangnya kepadatan tulang karena jarang mengkonsumsi vitamin K. Hal ini sering terjadi pada orang yang sering mengalami patah tulang seperti patah tulang pinggul walaupun dalam kasus sederhana karena kekurangan kalsium yang diikat oleh vitamin K ini.

Mengontrol Kadar Gula Darah Hingga Mengurangi Resiko Diabetes

Gula darah berlebih merupakan sebab dari banyaknya orang mengalami diabetes. Kemudian vitamin K digunakan untuk mengatur kadar gula dalam darah. Ternyata hal ini bisa. Pada prinsipnya vitamin K ini mengontrol produksi protombin di hati. Secara khusus vitamin K1 dapat dapat mengurangi adanya resistan terhadap insulin. Dimana hal tersebut melawan diabetes. Kemudian kadar gula dalam darah bisa dikontrol.

Menekan Proses Pendarahan pada Hati

Fungsi lain pada vitamin K ini yang tidak bisa kita lihat secara langsung adalah menekan proses pendarahan pada hati. Apakah dihati ada pendarahan juga? Tentu. Akibat dari seseorang mengkonsumsi suatu jenis obat tertentu, maka hati akan mengalami pendarahan. Obat tersebut seperti obat sakit kepala berkepanjangan dan antibiotik yang tidak kunjung diselesaikan.

Mencegah Penyakit Hemoragik pada Bayi Baru Lahir

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, ternyata bayi yang baru lahir butuh banyak asupan vitamin untuk tubuhnya. Bahkan sang ibu saat menyusui pun setidaknya harus mengkonsumsi banyak vitamin agar air ASInya menjadi berkualitas untuk si bayi. Penyakit hemoragik adalah adalah penyakit pendarahan akibat kekurangan vitamin K.

Pada bayi ada dua jenis penyakit ini. Yaitu pertama, berlaku saat bayi selepas lahir. Penyakit ini jenis klasikal. Kedua, berlaku saat selepas umur sebulan hingga enam bulan. Pendarahan ini biasanya terjadi di otak. Gejalanya tentu akan timbul saat menyusui. Jika bayi muntah darah, kencing darah ataupun membuang air besar darah, maka dapat disimpulkan sang bayi mengalami defisiensi vitamin K.

Untuk itu, mencegah hal ini terjadi, sang ibu harus mengkonsumsi banyak makanan bergizi saat hamil dan menyusui. Karena sang bayi yang mengkonsumsi ASI sang ibu dimana ASI tersebut berkualitas atau tidaknya tergantung dari konsumsi makanan harian sang ibu. Transfer gizi melalui ASI lah yang menyebabkan sang bayi bisa kekurangan vitamin K atau berkecukupan.

Kedua, tentu saat bayi sudah lebih usianya dari 6 bulan, disegerakan untuk mengkonsumsi susu bubuk formula yang sudah bisa memenuhi konsumsi vitaminnya secara optimal terutama vitamin K-nya. Karena ASI sang ibu saja belum tentu memenuhi kebutuhan vitamin sepenuhnya.

Semoga artikel ini memberi pemahaman lebih pada Anda tentang manfaat vitamin K selain daripada pembekuan darah secara umum.

Pin It

↑ Back to Top