Vitamin K2: Manfaat dan Sumbernya


Setelah mengenal apa itu K1, kali ini kami akan membahas manfaat dan sumber vitamin K2 untuk anda. Vitamin K2 disebut juga menaquinone. Yaitu vitamin K yang terbentuk oleh bakteri yang terdapat di usus dan saluran pencernaan yang bersumber dari vitamin K1 atau sumber makanan yang mengandung vitamin K. Sama halnya dengan vitamin K1 dimana vitamin K2 juga merupakan vitamin yang larut dalam lemak. Sehingga anda tetap membutuhkan makanan berlemak untuk dapat menyerap vitamin K ini masuk ke dalam tubuh. Tentu bukan lemak jahat yang dimasukkan yang bisa memicu kolesterol, darah tinggi, dan lainnya.

Manfaat Vitamin K2

Manfaat vitamin K2 ternyata banyak sekali. Singkatnya seperti penurunan resiko terserang diabetes berkurang setelah mengkonsumsi vitamin K2 secara rutin. Karena vitamin harus dikonsumsi rutin, penurunan resiko diabetes pun akan ada dampaknya setelah konsumsi secara berkala. Tidak secara instan. Selain itu, vitamin K2 juga membantu berperan dalam pembentukan tulang dan pembekuan darah. Ternyata kebutuhan vitamin K ini dihitung dengan berat badan seseorang. Jika berat badannya 60 kilogram, maka dibutuhkan 60 mikrogram seharinya. Tentu juga ini adalah takaran untuk orang dewasa. Untuk balita dan anak-anak perlu dikonsultasikan lagi ke dokter.

Leukemia

Leukimia adalah salah satu penyakit yang berhubungan dengan darah. Terutama berhubungan dengan sel darah putih. Dimana sel darah putih menjadi abnormal. Leukimia ini sering terjadi pada anak usia 0 sampai 4 tahun. Atau biasanya sering dialami oleh bayi yang baru lahir. Karena tetap ada kasus bayi yang baru lahir mengalami resiko pendarahan serebral. Bayi yang mana sang ibu tidak mengkonsumsi makanan bergizi tentu tidak akan mendapatkan vitamin K2 lebih banyak melalui plasentanya. Apalagi melalui ASI juga sangat sulit. Sehingga banyak bayi mengalami leukimia karena kekurangan vitamin K ini. Walaupun dalam beberapa penelitian, pemberian vitamin K2 pada bayi akan menjadi proses leukimia cepat terbentuk. Karena faktor pembekuan darah pada bayi meningkat dari yang seharusnya.

Hepatocellular Carcinoma (Kanker Hati)

Di Jepang, ada penelitian akan kegunaan vitamin K2 untuk mengobati penyakit kanker. Penelitan terhadap wanita dengan penyakit sirosis virus hati menemukan bahwa berkembangnya kanker hati menurun setelah mengkonsumsi suplemen vitamin K2. Jika dibandingkan dengan orang yang tidak menggunakan atau mengkonsumsi vitamin K2, lebih banyak terserang kanker hati 10%. Untuk itulah penggunaan vitamin K2 untuk pengobatan kanker hati.

Osteoporosis (Kerapuhan Tulang)

Osteoporosis adalah penyakit tulang dimana tulang memiliki massa yang rendah, penurunan kualitas jaringan tulang, yang kemudian tulang menjadi rapuh. Disebabkan oleh usia dan karena kurangnya kalsium yang dibawa tubuh menuju tulang. Dengan menggunakan vitamin K2, membantu asupan kalsium yang dikonsumsi diserap optimal untuk kesehatan tulang. Biasanya orang yang menderita osteoporosis mengalami masalah gangguan tulang belakang, nyeri, sakit punggung menahun adalah gejalanya. Pengobatannya tentu dengan pemberian vitamin K2 sebanyak 45 mg per hari atau setara dengan kebutuhan vitamin K harian pada orang dewasa. Hal ini akan merangsang pembentukan tulang.

Penggumpalan Darah

Penggumpalan darah terjadi saat tubuh mengalami luka. Vitamin K2 berperan dalam pembekuan darah ini yang sebelumnya terjadi penggumpalan darah. Biasanya saat terjadi luka pada tubuh dan sedang mengkonsumsi obat, darah akan sukar menggumpal. Karena darah menjadi encer setelah mengkonsumsi obat. Sehinggap perlu pemberian vitamin K2 agar kemampuan penggumpalan darah dapat segera terjadi. Jika tidak, orang yang sulit tergumpal darahnya bisa mengalami kematian karena luka menjadi encer dan sulit untuk berhenti (tidak membeku). Jika pendarahan terjadi di dalam tubuh, malah lebih berbahaya lagi. Karena kematian bisa mengancamnya kapan saja.

Sumber Vitamin K2

Seperti pada artikel sebelumnya, bahwa sumber vitamin K banyak terdapat di sayuran hijau daripada di daging. Untuk itu sumber vitamin K2 pun terdapat pada sayuran hijau. Sumber makanan seperti lobak, kangkung, bayam, brokoli, kol banyak mengandung vitamin K1. Setelah sumber makanan bervitamin K1 itu masuk ke dalam tubuh, bakteri di usus halus akan mengubahnya menjadi vitamin K2 yang siap di edarkan ke seluruh tubuh. Karena mudahnya dan banyaknya sumber vitamin K2 ini maka tidaklah sulit untuk anda memenuhi kebutuhan vitamin K2 anda secara harian.

Makanan Fermentasi

Makanan fermentasi tertentu juga banyak mengandung vitamin K. Seperti makanan berfermentasi dari kedelai, ternyata banyak mengandung vitamin K2 ini. Seperti tempe, miso, saus kedelai, natto, dan kecap. Makanan fermentasi natto misalnya, lebih banyak mengandung vitamin K2 dibandingkan yang lain. Karena bakteri yang mirip pada bakteri di usus telah memfermentasikannya lebih dahulu sehingga kaya akan vitamin K2. Sehingga kita tinggal mengolahnya lagi menjadi masak dan bisa langsung memenuhi kebutuhan vitamin K2 sehari-hari.

Mungkin kita melupakan begitu pentingnya juga vitamin K2 ini bagi tubuh. Walaupun kita juga tetap mengkonsumsi makanan sehat setiap hari seperti sayuran diatas, tapi mengenal tentang manfaat vitamin K2 dan lainnya pada sumber makanan tersebut membuat kita menghargai betapa pentingnya konsumsi makanan sehat dan bergizi setiap hari.

More from Vitamin K - Koagulasi
Back to Top