WIKIVITAMIN.COM

informasi, berita, dan isu kesehatan seputar vitamin & mineral

Penyebab Kekurangan vitamin D


Kekurangan vitamin D? Kalau di Indonesia lebih sering mengalami kekurangan gizi maupun vitamin. Berbeda di Negara maju yang mana lebih banyak overdosis akibat suplemen makanan ataupun asupan suatu vitamin. Di Indonesia banyak sekali faktor yang mempengaruhi seseorang bisa menderita  defisiensi atau kekurangan vitamin D. Salah satu penyebab yang paling sering kita jumpai adalah ibu hamil yang tidak mengkonsumsi nutrisi yang tepat mengakibatkan saat bayinya lahir terjadilah kekurangan vitamin D. Inilah faktor genetik. Asupan yang tidak memadai pada ibu hamil dan ibu menyusui menjadi faktor utama yang mengakibatkan bayi tidak mendapatkan vitamin D secara tepat. Masih banyak yang bisa kami bahas pada artikel ini tentang penyebab kekurangan vitamin D untuk Anda.

Faktor Genetik

Faktor Genetik yang mejadi pembahasan adalah warna kulit yang menyebabkan vitamin D bisa diproduksi alami pada tubuh. Diketahui ternyata faktor genetik orang yang berkulit putih lebih mudah menghasilkan vitamin D melalui proses terkena sinar matahari. Sehingga dengan vitamin D yang memadai akan membantu mengoptimalkan pembentukan tulang dan gigi saat aktivitas di bawah sinar matahari. Berbeda dengan orang-orang yang berkulit gelap. Karena faktor genetik yang menyebabkan kulit menjadi gelap, maka akan sulit memproses sinar matahari yang bisa mengaktifkan provitamin D dalam tubuh. Kasus ini terjadi di Negara-negara Eropa bentuk tulang badan orang disana lebih besar dan kuat dibandingkan orang afrika yang kekurangan vitamin D. Hal ini semakin didukung dengan asupan vitamin D hariannya.

Asupan yang Tidak Memadai

Kebutuhan vitamin D perhari berapa sih? Tentu berbeda-beda dikelompokkan dengan usia yang mengkonsumsinya. Untuk usia 0-1 tahun adalah 400 IU perhari baik wanita atau pria. Untuk usia 1-13 tahun adalah 600 IU perhari baik wanita atau pria. Untuk usia 14-70 tahun adalah 600 IU perhari baik wanita maupun pria. Sedangkan untuk usia diatas 70 tahun harus mengkonsumsi setara 800 IU perhari. Maka dari itu asupan yang tidak memadai akan vitamin D baik dari nabati ataupun hewani menyebabkan tubuh akan kekurangan vitamin D.

Kurangnya Paparan Sinar Matahari

Kasus orang berkulit putih diatas tentu saat terkena paparan sinar matahari yang cukup dalam tumbuh kembangnya. Berbeda dengan yang tidak terpapar sinar matahari walau secara genetik memiliki tingkat vitamin D yang banyak. Untuk itulah mengapa balita terutama yang telah berusia lebih dari 3 tahun harus terpapar sinar matahari dalam kesehariannya selain asupan gizi vitamin D diberikan. Sehingga menemani anak bermain setidaknya 10 sampai 30 menit dibawah sinar matahari pagi cukup bermanfaat. Namun gaya hidup yang berubah menyebabkan banyak orang tua takut anaknya terkena sinar matahari, alasannya karena takut kulit sang anak menjadi gelap.

Gangguan yang Membatasi Penyerapan

Gangguan yang terjadi bisa jadi karena sikap dan faktor kebiasaan. Banyaknya kasus kekurangan vitamin D disebabkan konsumsi vitamin D yang kurang ataupun akitivas yang menunjangnya di luar rumah. Sedangkan faktor genetik merupakan kasus kecil adanya gangguan yang membatasi penyerapan vitamin D dalam tubuh ini. Belum lagi gangguan yang sengaja diberikan seperti pemberian tabir surya pada kulit juga mempengaruhi penyerapan sinar UV dan sintesis vitamin D. Banyak lagi gangguan seperti musim, iklim, lintang geografis juga dapat menjadi gangguan yang membatasi penyerapan. Sedangkan gangguan dari dalam tubuh seperti hati atau penyakit ginjal, defisiensi enzim pankreas, penyakit Crohn, cystic fibrosis dan penyakit celiac.

Karakteristik Tubuh seperti Warna Kulit dan Lemak Tubuh

Warna kulit sangat jelas karena kulit yang berwarna putih lebih mudah menyerap sinar matahari dan memudahkan mendapatkan vitamin D lebih banyak dibandingkan warna kulit yang gelap. Namun apakah lemak tubuh juga menjadi sebab kekurangan vitamin D? Ya, penyakit obesitas juga mengakibatkan seseorang kekurangan vitamin D yang dibutuhkan pada tubuh 3 kali dari normalnya. Bahkan mempengaruhi konsumsi harian dengan kelebihan lemak mengakibatkan vitamin tersimpan dalam lemak dan tidak bisa diproses untuk kebutuhan tubuh dalam pengikatan kalsium untuk tubuh.

Efek Samping Obat

Efek samping obat juga dapat mengakibatkan kekurangan vitamin D.  Akibat penggunaan obat yang berlebihan mengakibatkan efek samping pada penderita. Sehingga penderita mengalami sakit yang lain yang ditimbulkan oleh obat yang berlebih ini. Sakit tersebut menyebabkan tubuh tidak mampu memproduksi vitamin D secara normal baik karena kesulitan konsumsi maupun kurangnya terpapar sinar matahari. Efek samping obat juga menyebabkan banyak salah diagnosa sehingga vitamin D sering diabaikan dalam pengobatan kembali.

Menggunakan Tabir Surya dengan SPF > 8

Tabir surya juga menyebabkan kekurangan vitamin D secara bertahap. Karena banyak pengguna wanita yang lebih takut terkena sinar matahari dikarenakan sinar matahari dapat membuat kulit tampak lebih gelap. Padahal terpapar sinar matahari 15 menit saja cukup mengaktifkan vitamin D yang tersimpan dalam tubuh. Penggunaan vitamin D dari tabir surya SPF > 8 dapat mengakibatkan penurunan vitamin D3 dari tubuh sebanyak 95%. Untuk mencegah terjadinya defisiensi vitamin D pada tubuh, penggunaan tabir surya tidaklah boleh setiap hari. Sediakan hari khusus seperti akhir pekan sabtu dan minggu untuk tubuh terkena sinar matahari langsung tanpa tabir surya agar produksi vitamin D tetap ada dalam tubuh.

Kenali sebab-sebab kekurangan vitamin D pada tubuh maka anda akan mengetahui bagaimana mengatasinya jika diri Anda sendiri yang mengalami kekurangan vitamin D ini.

Back to Top