Pemberian Vitamin K pada Bayi Baru Lahir


Salah satu manfaat vitamin K adalah meningkatkan penggumpalan dan pembekuan darah dalam tubuh. Vitamin K juga tak lepas dari ketiga jenisnya yaitu vitamin K1 yang disebut phytonadione, vitamin K2 yang disebut menaquinone, dan vitamin K3 yang disebut menadione. Dari ketiga jenis vitamin K tersebut, semuanya memiliki perbedaan sumber yang didapatkannya. Kali ini kami akan membahas manfaat pemberian vitamin k pada bayi yang baru lahir.

Manfaat Vitamin K

Manfaat vitamin K jelas sebagai pembekuan darah dan juga berperan dalam proses pembentukan tulang dengan kalsium. Jika pada orang dewasa, bagi mereka yang telah mengkonsumsi vitamin K, tentu saat terjadi pendarahan luka luar yang tidak begitu parah, pemulihannya pun akan segera cepat terjadi. Ini juga berdampak pada mereka yang jarang mengkonsumsi vitamin K adalah adanya kelainan tulang. Diketahui bahwa orang yang hanya mengkonsumsi makanan tinggi kalsium dan tinggi badan tidak berkembang ideal, maka diyakini kurang mengkonsumsi vitamin K. Sehingga mengkonsumsi vitamin K pun jadi penting bagi anak-anak yang ingin memiliki tumbuh kembang tinggi badan yang optimal. Kelebihan vitamin K pun tidak baik. Tapi kasus kelebihan vitamin K lebih jarang dibandingkan dengan kasus kekurangan vitamin K. Tapi tetap harus diperhatikan.

Mengapa Pemberian Vitamin K Penting Bagi BBL (Bayi Baru Lahir)?

Sistem pencernaan pada bayi masih steril dan tidak adanya bakteri sintesis vitamin K yang bisa memproduksi vitamin K2. ASI oleh ibunya pun hanya mengandung sedikit vitamin K, ini memang telah diteliti karena kebanyakan ASI sedikit mengandung vitamin K. Sehingga diperlukan tambahan vitamin K dari luar atau biasanya langsung sintesis yaitu vitamin K3. Atau pada banyak kasus, malah memberikan suntikan vitamin K1. Tentu diupayakan tubuh si bayi agar mampu mensintesa vitamin K1 tersebut tidak melalui usus. Bayi dapat mengalami pendarahan dalam karena berbagai macam sebab. Seperti adanya indikasi penyakit bawaan atau karena guncangan dari orang tuanya saat menggendong. Untuk itulah pemberian vitamin K pada bayi sangat diperlukan. Atau bayi mengalami penyakit sukarnya pembekuan darah. Dokter tetap akan memberikan vitamin K ini agar penyakit sukarnya pembekuan darah dapat diobati.

Perdarahan Akibat Defisiensi Vitamin K (PDVK)

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pendarahan pada bayi bisa disebabkan banyak hal. Bisa terjadi begitu saja. Karena bayi yang ditarik dari rahim dan pemotongan tali pusar atau plasenta pastilah mengalami pendarahan. Kemudian organ seperti mata, otak, saluran pencernaan pun bisa mengalami pendarahan. Bayi belum memiliki tubuh yang berkembang dengan baik sehingga hal ini dimungkinkan terjadi. Akibat defisiensi vitamin K juga bisa terjadi pendarahan pada bayi.

Tanda-tandanya jika saluran pencernaan mengalami pendarahan adalah adanya muntah darah atau berak darah. Jika terjadi pada kulit, maka kulit akan berwana keunguan atau kecoklatan. Jika terjadi pada otak, maka bentuk otak akan membenjol, bayi terus menerus menangis disertai muntah-muntah. Jika dibiarkan bisa menyebabkan kecacatan saat tumbuh dewasa bahkan kematian. Terjadi masalah pada bayi ini hendaknya dikonsultasikan terus dengan dokter anda. Jangan sampai anda membiarkan masalah pada bayi anda hingga berlarut-larut.

Bentuk-bentuk Vitamin K

Diketahui juga diawal bahwa bentuk-bentuk vitamin K ini ada berbagai macam. Ada tiga macam yaitu vitamin K1 (phytonadione), vitamin K2 (menaquinone), vitamin K3 (menadione). Vitamin K1 adalah bentuk dasar dari vitamin K. Terdapat langsung pada sayuran hijau. Vitamin K2 merupakan vitamin yang dibentuk secara normal bersama bakteri di dalam usus. Sedangkan vitamin K3 merupakan vitamin K sintesis atau merupakan penambahan dari bentuk vitamin K karena sengaja dibuat untuk kebutuhan bayi. Walaupun vitamin K3 sudah jarang digunakan dalam suntik bayi karena yang digunakan sekarang adalah suntik vitamin K1 pada bayi. Dari struktur kimia vitamin K tersebut, vitamin K3 adalah vitamin K yang memiliki struktur kimia paling sederhana.

Cara Pemberian dan Dosis Vitamin K

Untuk pemberian vitamin K pada bayi yang baru lahir adalah dengan cara suntikan. Untuk lokasi yang jauh dari rumah sakit atau bidan pun tetap harus diberikan suntikan vitamin K agar mengurangi angka kematian pada bayi dan kecatatan. Untuk itu vitamin K suntik dosis 10 mg/1 ml. Diberikan biasanya setelah 1 jam setelah melahirkan. Cara pemberiannya yaitu disediakan 1 injeksi suntik baru, dengan ukuran 1 ml dan masukkan dosis 1 mg vitamin K1. Kemudian disinfeksi dilakukan dengan alkohol 75% seperlunya. Suntikan diberikan pada paha kiri bayi secara intra muskular. Kemudian tanda vital bayi di periksa untuk mengetahui adanya efek akibat pemberian vitamin K1 ini setelah 1 jam pemberian obat. Perlu diperhatikan cara pemberian ini mintalah dokter atau bidan yang melakukannya.

Dengan demikian, pentingnya pemberian vitamin K pada bayi sudah anda ketahui. Untuk itu jagalah ibu hamil serta masa persalinan dan bayi serta balita anda untuk tumbuh kembang sehat serta terhindar dari berbagai macam jenis kecatatan fisik maupun mental serta jauh dari penyakit. Artikel ini dimaksudkan agar semakin banyak yang paham bahwa makanan sehat bervitamin penting bahkan sejak bayi.

More from Vitamin K - Koagulasi
Back to Top