Pengaruh Vitamin C terhadap Berbagai Jenis Obat


Banyak orang yang akhirnya lupa, karena keinginan untuk lekas sembuh. Mengkonsumsi berbagai jenis obat di kala sakit, namun juga mengkonsumsi berbagai jenis vitamin. Dalam beberapa kasus mungkin tepat. Jika Anda sendiri mengkonsumsi obat, lalu selang beberapa jam mengkonsumsi vitamin. Dikarenakan kesibukan, banyak masyarakat yang tidak sadar dalam manajemen waktu mengkonsumsi obat dengan vitaminnya. Sehingga beberapa kasus menyebabkan adanya keracunan obat dikarenakan pengaruh vitamin c tertentu dengan obat tersebut. Sehingga kadar obat yang seharusnya cukup sedikit dalam darah, menjadi banyak dan meracuni beberapa organ tubuh. Lalu bagaimanakah seharusnya?

Vitamin C dan Berbagai Obat

Seperti vitamin C ini. Ternyata memiliki pengaruh yang cukup signifikan dalam penggunaan dengan obat. Contohnya Anda suka sekali makan buah jeruk. Atau kebiasaan yang diajarkan sejak kecil adalah makan buah dengan obat agar rasa pahitnya hilang. Ini salah. Karena bisa memicu efek lain yang dapat menyebabkan efek samping bagi penderita. Misalnya obat aspirin dan anti inflamasi. Jika dikonsumsi bersama dengan vitamin C maka akan menghasilkan obat yang terkandung dalam darah meningkat dan tidak terbuang bersama urin. Obat kemoterapi dikonsumsi bersama dengan vitamin C menyebabkan khasiat obat dapat hilang. Lalu Obat penyakit jantung. Jika dikonsumsi bersama dengan vitamin C menyebabkan tubuh kebal terhadap pengaruh obat ini. Kemudian ada juga obat kontrasepsi oral yang dikonsumsi dengan vitamin C dapat mempengaruhi kandungan esterogen yang meningkat.

Dari beberapa pengaruh vitamin C tersebut terhadap obat, ternyata diketahui bahwa efek sampingnya cukup signifikan. Dari peningkatan kadar obat yang dapat menyebabkan keracunan, hilangnya khasiat obat, sampai menimbulkan alergi lainnya. Kecuali dalam resep dokter menganjurkan juga konsumsi obat dengan vitamin C, pasti ada durasi atau jarak waktu pemakaiannya. Biasanya vitamin C diberikan sesudah pemberian obat. Baik satu sampai 2 jam setelah konsumsi obat. Kenapa? Karena obat tertentu memang malah mengurangi pasokan vitamin dalam tubuh. Dikeluarkan melalui urin. Sehingga diperlukan konsumsi vitamin C agar tubuh tetap fit walau sedang mengkonsumsi vitamin.

Selain Vitamin C? Tentu Ada Vitamin Lainnya yang Berpengaruh

Jika bertanya, adakah vitamin lain yang berpengaruh selain vitamin C pada obat? Ada, misalnya vitamin K. Bedanya, jika obat dikonsumsi secara sering, tubuh akan kekurangan vitamin K. Sehingga dianjurkan untuk mengkonsumsi suplemen vitamin K tersebut agar tubuh tidak mengalami defisiensi. Lalu vitamin lainnya yaitu vitamin B kompleks dengan obat cacing. Jika anak Anda atau Anda sendiri mengalami iritasi usus dikarenakan cacing di dalam perut, maka konsumsi obat cacing memang diperlukan. Bahkan dapat menyembuhkan dan meningkatkan nafsu makan dan naiknya bobot tubuh. Namun dengan pemberian juga vitamin B kompleks, bobot tubuh akan naik secara drastis setelah pemberian obat cacing ini. Ini salah satu pengaruh vitamin pada obat yang cukup efektif. Perlu dikonfirmasikan juga ke dokter tentang dosis atau perlu tidaknya dilakukan hal tersebut.

Dari penjelasan artikel diatas, jelas bahwa memang dampak vitamin terhadap obat yang kita konsumsi cukup besar. Oleh karena itu, diupayakan bagi Anda, mengkonsumsi obat dengan vitamin tidaklah dengan coba-coba sendiri. Langsung konsultasikan ke dokter, karena efek samping vitamin c dan obat yang berat dapat terjadi jika Anda mengkonsumsi tanpa resep dan kontrol dari dokter Anda. Semoga dapat memberikan wawasan dan pemahaman lebih baik.

More from Vitamin B Kompleks
Back to Top