Pengertian dan Fungsi Asam Pantotenat

Asam pantotenat juga dikenal dengan vitamin B5. Karena kami telah membahas vitamin B kompleks dari vitamin B1 sampai vitamin B3, maka kali ini kami akan membahas vitamin B5. Mengenal segala macam vitamin baik. Tentu kebaikan yang kita dapatkan adalah secara sadar kita akan dapat memenuhi kebutuhan vitamin harian kita. Kesehatan tubuh pun ada dan juga kesehatan pikiran pun akan kita dapati. Kadang pemenuhan gizi ini lambat laun diabaikan karena kita telah dikelilingi berbagai macam makanan cepat saji dan lainnya yang tidak banyak mengandung gizi dan kita malah menyukai hal itu. Jadi mengenal pengertian dan fungsi asam pantotenat akan membantu Anda dalam hal memperbaiki kebiasan dalam memenuhi kebutuhan vitamin B5 ini.

Pengertian Asam Pantotenat

Asam pantotenat merupakan vitamin yang ditemukan oleh Roger J. Williams pada tahun 1919. Ditemukan terkandung pada banyak hewan dimana vitamin ini pun penting untuk hewan. Karena pada hewan saja, vitamin yang dikenal juga dengan vitamin B5 ini digunakan untuk mensintesis koenzim-A (CoA) dan juga mensintesis karbohidrat, lemak, dan protein. Asam pantotenat adalah amida antara asam pantoik dan beta alanin. Nama pantotenat berasal dari bahasa yunani yang bermakna “dari mana-mana” sesuai dengan karakteristik dari vitamin B5 sendiri yaitu mudah di temukan disegala jenis sumber makanan. Tentu sangat tinggi di sumber makanan seperti kacang-kacangan, gandum, alpukat royal jelly, dan yogurt. Secara umum vitamin B5 ini ditemukan di analog alkoholnya yaitu provitamin panthenol dan tentu sebagai kalsium pantotenat. Bahkan penelitian lebih lanjut sekarang ini adalah vitamin B5 ini untuk perawatan rambut dan kulit.

Fungsi Asam Pantotenat

Beberapa fungsi dari asam pantotenat antara lain,

  • Mempengaruhi kesuburan, hal ini telah diuji cobakan pada specimen tikus percobaan. Dimana pemberian asam pantotenat 30 menit sebelum destorsi mengakibatkan penurunan resiko ketidaksuburan. Sehingga asam pantotenat ini berperan dalam melawan glutathione yang menghambat kesuburan.
  • Ulkus pada kaki merupakan salah satu akibat penyakit diabetes dan berujung pada amputasi kaki. Bahkan penelitian banyak membuktikan, penggunaan vitamin B5 dalam pengobatan diabetes ini mampu mengalami penyembuhan lebih dari 50%.
  • Efek hipolipidemik yaitu segala bentuk turunan dari vitamin B5 (yang lebih sederhana) mampu menurunkan kadar LDL dalam darah dan menaikkan kadar HDL dalam darah. Sehingga menurunkan juga kadar kolesterol dan menghindari stroke.
  • Penyembuhan luka, studi kasus di abad ke 20 menyatakan bahwa asam pantotenat memiliki efek pada penyembuhan luka secara in vitro. Dimana kultur sel untuk regenerasi meningkat sehingga penyembuhan luka dapat lebih cepat sembuh.
  • Perawatan rambut. Pada kasus tikus percobaan, terjadi kerontokan rambut drastis setelah kekurangan vitamin B5. Sehingga dibutuhkan vitamin B5 untuk menaikkan kadar pertumbuhan rambut. Oleh karena itu, vitamin B5 sudah digunakan dalam kosmetik dan shampoo perawatan rambut.
  • Penurunan jumlah jerawat. Di tahun 1995 dimana jerawat dapat diobati dan pori-porinya mengecil. Sehingga sangat membantu bagi mereka yang bermasalah pada masalah jerawat dan kulit. Hal ini terbukti saat takaran asam pantotenat pada kosmetik wajah, atau sabun pencuci wajah di tingkatkan, sehingga dalam beberapa minggu, jerawat berkurang.

Gejala Defisiensi Asam Pantotenat

Kekurangan asam pantotenat secara sejarah belum benar-benar dalam diteliti. Kalaupun asam pantotenat ini berkurang dalam tubuh, maka gejalanya sama seperti kekurangan vitamin B pada umumnya. Seperti gangguan penghasil energi, dikarenakan CoA rendah. Sehingga dapat membuat otak tak bekerja maksimal, mudah marah, menjadi apatis, serta sistesis asetilkolin terganggu. Lalu gejala neurologis dan sistem saraf yaitu kram otot dan mati rasa. Selain itu dapat menyebabkan sensitivitas terhadap insulin dan mengakibatkan terjadinya hipoglikemia. Gejala lain juga dapat terjadi dan lebih berat yaitu lesu, muntah-muntah, mual, gangguan tidur, bahkan dalam keadaan khusus terjadi gangguan peningkatan adrenalin. Lalu adanya sensasi kulit terbakar dimana hal ini pernah terjadi pada masa perang dulu. Untuk itu perlu mengetahui juga sumber makanan alami yang mengandung vitamin B5 ini.

Sumber Asam Pantotenat

Sumber alami vitamin B5 adalah sebagian besar terdapat pada daging. Selain itu biji bunga matahari, brokoli, dan juga labu mengandung vitamin B5 ini. Karena konsumsi untuk pemenuhan vitamin B5 ini penting dalam keseharian, sehingga Anda bisa mendapatkannya di berbagai jenis makanan walaupun jumlahnya tidak sebanyak makanan yang telah disebutkan. Sumber utama bisa terdapat di royal jelly dan juga ikan di suhu air dingin.

Kebutuhan harian vitamin B5 ini berbeda-beda dalam takaran dosisnya menurut umur. Dari usia 0-3 tahun kebutuhan vitamin B5 harian antara 1,7 mcg sampai 2 mcg. Kemudian usia 4-13 tahun kebutuhan vitamin B5 harian antara 3 mcg sampai 5 mcg. Untuk usia diatas 14 tahun baik pria maupun wanita dosisnya 5 mcg sampai 7 mcg. Dengan konsumsi selain sumber makanan alami, bisa juga dengan suplemen bervitamin. Suplemen bervitamin ini mampu memiliki dosis sampai 2 gram perharinya tentu kelebihannya akan dibuang melalui urin. Untuk itu konsumsilah dengan tepat asam pantotenat bagi kesehatan tubuh Anda.

Be the first to comment on "Pengertian dan Fungsi Asam Pantotenat"

Leave a comment