Vitamin

informasi, berita, dan isu kesehatan seputar vitamin

Sayuran dan Buah yang Mengandung Vitamin D

Pin It

Vitamin D adalah salah satu vitamin yang berfungsi paling populer untuk pembentukan tulang dan tumbuh kembang tinggi anak. Pernah ingat saat kecil banyak orang tua yang membandingkan anak-anak mereka dengan orang lain, “Tuh, kalau kamu jarang minum susu, nanti kamu gak bisa tinggi seperti itu”. Mitos-mitos seputar pertumbuhan tulang dan vitamin D serta minum susu agar anak tumbuh tinggi perlu diperbaiki. Walaupun ada benarnya (seperti yang kita sering lihat dalam iklan susu) tapi perlu diketahui sangat sedikit sekali vitamin D yang terkandung di alam dalam bentuk tanaman, tapi lebih banyak dari sumber hewani.

Buah Apa yang Mengandung Vitamin D?

Buah secara langsung tidak terkandung vitamin D yang tepat. Oleh karena itu, buah apapun yang Anda konsumsi tidaklah mengandung vitamin D. Jadi mengkonsumsi buah percuma dong? Untuk pemenuhan vitamin yang lain tentu tetaplah baik. Namun cermatilah juga untuk menambah kebutuhan vitamin D Anda tidaklah dari buah. Sehingga Anda tidak perlu cemas lagi untuk memilih-milih buah yang tepat bagi Anda karena memang tidak ada buah yang mengandung vitamin D. Ada satu jenis sayuran yang mengandung Vitamin D, akan dibahas selanjutnya.

Sayuran yang Mengandung Vitamin D

Hanya ada satu jenis sayuran yang mengandung vitamin D. Karena paling alami sumber vitamin adalah dari hewani yang akan dibahas nanti dibawah ini. Paling mudah memang terpapar sinar matahari untuk memperoduksi vitamin D dalam tubuh melalui sel-sel kulit. Jadi jangan cemas juga untuk memilih kebutuhan vitamin D dengan asupan sayuran. Karena memang sayuran tidak mengandung vitamin D kecuali jamur (walaupun tidak semua orang suka jamur serta tidak semua tempat ditemukan atau disajikan jamur untuk dijual atau dimasak).

Jamur

Di Negara barat jamur sudah menjadi makanan kalengan. Disana kadar vitamin D yang terkandung dalam satu kaleng jamur adalah 168 UI lebih sedikit dibandingkan kandungan kadar pada jus jeruk. Sedangkan pada jamur putih mengandung kadar vitamin D sampai 164 UI per kalengnya. Jamur sendiri tumbuh dengan sedikit cahaya matahari. Dengan memaparkannya saat dipanen selama 4 sampai 8 hari dapat menghasilkan vitamin D2 pada jamur. Hal ini dilakukan pada jamur putih maupun jamur coklat. Bahkan penelitian telah menemukan bahwa vitamin D yang terkandung pada jamur hasil paparan sinar matahari ini memiliki kadar vitamin D sampai 400 UI. Jenis jamur yang bisa Anda konsumsi adalah jamur shitake, jamur putih, jamur itali, jamur coklat, jamur enoki, jamur morel, jamur oyster, dan jamur portabella.

Contoh Vitamin D pada Sumber Hewani

Sudah tahu kan bahwa vitamin D pada sayuran itu sangat sedikit. Hanya terdapat pada jamur. Bagaimana dengan sumber vitamin D pada hewani? Vitamin D yang terkandung pada hewan ternyata cukup banyak. Seperti pada daging sapi, dada ayam, ikan teri, ikan cod, ikan herring, ikan sarden, dan kambing. Untuk Anda yang tidak kesulitan mendapatkan ikan salmon, Anda bisa memasaknya dengan porsi 3,5 ons akan memberikan setidaknya 90% kebutuhan vitamin D tubuh akan terpenuhi. Minyak ikan terutama minyak ikan kod mampu menghasilkan kadar vitamin D sebanyak 1.360 melebihi sampai 300% nilai kebutuhan vitamin D untuk tubuh.

Ikan lainnya yang juga tinggi vitamin D untuk dikonsumsi adalah salmon dan makarel. Jenis ikan ini jika dikonsumsi sebanyak 3,5 ons akan memberikan masing-masing vitamin D sebanyak 360 UI dan 345 UI. Sedangkan ikan sarden dan ikan herring mampu memberikan kebutuhan vitamin D anda sampai 70%. Sedangkan ikan tuna sebanyak 3 ons perhari dapat memenuhi kebutuhan vitamin D anda sampai 50%.

Selain produk ikan, produk daging juga dapat memenuhi kebutuhan vitamin D Anda. Seperti telur yang bisa Anda konsumsi setiap hari. Untuk konsumsi satu telur saja perhari Anda mampu mendapatkan kadar vitamin D dalam tubuh sebanyak 10% setiap satu butir telur. Olahan susu juga mampu memenuhi kebutuhan vitamin D harian anda. Susu dapat memenuhi 13% atau setara 52 IU vitamin D setiap penyajian 100 gr atau 32% lebih jika disajikan dalam bentuk cair dalam kadar 1 gelas. Jangan takut untuk memenuhi dengan olahan masakan dengan mentega karena mampu memenuhi anda dengan 2% kebutuhan harian anda.

Sinar Matahari Adalah Aktivator Penting Provitamin D Dalam Tubuh

Ternyata dalam tubuh yang mengandung provitamin D yang harus diaktifkan dengan menyinari tubuh dengan sinar matahari. Dengan memaparkan tubuh setidaknya 10 sampai 15 menit terkena sinar matahari sudah mampu merubah provitamin D menjadi vitamin D. Sinar matahari yang mengenai sel kulit akan mengubah provitamin D ini menjadi vitamin D. Jadi jangan takut untuk terkena sinar matahari karena mampu menjadikan tulang tumbuh dengan benar. Banyaknya penyakit pada anak karena kekurangan vitamin D ini karena orang tuanya tidak mengajaknya bermain terkena sinar matahari. Penyakit bisa diderita seperti osteoporosis, osteomalasia, bahkan diare dan dehidrasi. Jadi konsumsilah makanan yang mengandung vitamin D yang mampu membuat tubuh Anda kuat dan sehat.

Bagaimana? Anda yang suka makan daging, makan ikan? Telur? Keju? Ternyata tidak semua mitos yang mengatakan banyak makan makanan daging membuat kondisi tubuh memburuk. Buktinya vitamin D hanya ditemukan di satu jenis sayuran (jamur) dan banyak di jenis daging hewani.

Pin It

↑ Back to Top