Studi Kasus : Multivitamin Dapat Mengurangi Cukup Besar Resiko Kanker

Penelitian bertahun-tahun akan pengobatan suatu penyakit terkadang jawabannya bisa sangat sederhana. Seperti penyakit kanker, bahwa pengobatan untuk kanker yang telah menghabiskan dana cukup banyak nyatanya tidak sampai benar-benar mampu mengobati pasien yang terserang penyakit kanker. Karena kembali lagi pada pola makan, pola hidup yang seimbanglah yang dapat mencegah bahkan mengurangi resiko penyakit kanker yang mengenai seseorang. Itu merupakan rahasia yang sebenarnya bukan rahasia lagi kan? Lalu artikel ini membahas tentang berita terbaru dari dunia penelitian penyakit kanker, bahwasanya multivitamin mampu menurunkan secara drastis mengurangi resiko kanker pada seseorang.

Penelitian Terbaru dari Amerika

Bahwa telah diuji coba pada pria berusia 50 tahunan sebanyak 15.000 orang tentang konsumsi multivitamin mereka mengurangi dampak resiko kanker sampai 8%. Walaupun angka itu tidaklah fantastis, tapi cukup untuk memberikan harapan bahwa memang benar multivitamin mampu mencegah seseorang terkena penyakit kanker atau bahkan menurunkan resiko penyakit kanker itu sendiri. Dr Michael Gaziano dari Harvard Medical School menyatakan bahwa penelitian atau studi kasus mereka masihlah tahap awal. Dikarenakan kurangnya data percobaan yang langsung mengarah pada pemanfaatan multivitamin pada penyakit kanker. Namun studi yang dia lakukan menunjukkan hal sederhana yang cukup penting dalam pencegahan kanker itu sendiri.

Studi mereka sayangnya tidaklah meneliti orang dengan usia dibawah 50 tahun. Sehingga apakah studi kasus multivitamin dan kanker ini bisa diterapkan atau tidak pada mereka yang berusia dibawah 50 tahun. Lalu prosentase terbesar pasien yang mengidap kanker memang mereka yang berusia 50 tahunan atau orang lanjut usia. Studi ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari studi sebelumnya dimana sebanyak 180.000 pasien di tahun 1992 lalu 160.000 pasien wanita di tahun 2009 bahwa multivitamin tidak memberikan efek pada resiko kanker yang telah dilaporkan sebelumnya.

Namun studi saat ini memiliki perbedaan dengan studi atau penelitian sebelumnya itu. Dimana penelitian lebih spesifik lagi. Semisal, penelitian tidak lagi membandingkan mereka yang mengkonsumsi multivitamin dengan obat plasebo (kapsul kosong). Namun langsung merujuk pada mereka yang mengkonsumsi multivitamin untuk diteliti lebih jauh. Kemudian menggunakan partisipasi pasien dengan usia diatas 50 tahun dengan studi berkelanjutan. Hal ini dikarenakan sel kanker mampu untuk hidup secara menahun di tubuh kita. Lalu terakhir, tidak lagi menggunakan satu atau dua jenis vitamin saja untuk diteliti. Namun menggunakan multivitamin dimana menyerupai konsumsi yang dimakan sehari-hari. Dimana multivitamin dengan komposisi lengkap menurunkan resiko seseorang terkena kanker bukan lagi menggunakan sistem cara memperbanyak dosis suatu vitamin untuk dikonsumsi.

Agar Tubuh Terhindar Dari Kanker

Agar tubuh kita terhindar dari kanker maka peneliti Dr. David Katz menyatakan bahwa menggunakan vitamin tunggal yang tidak beragam apalagi dalam dosis tinggi kali ini tetap terbukti tidak bisa membawa hasil yang bermanfaat untuk penyakit kanker. Lalu jika memang benar kebutuhan gizi yang terpenuhi mendatangkan kesehatan dan terhindar dari penyakit kanker, mengapa tidak banyak kampaye yang menyuarakan ini? Jelasnya bahwa memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan lainnya membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan tidak semua orang mampu melakukannya. Sehingga diperlukan suplemen multivitamin untuk dapat menekan biaya yang besar dari pemenuhan vitamin untuk tubuh. Lalu hal lain yang menciptakan kanker tetap banyak menjangkiti seseorang adalah bahwa banyak orang yang tidak menerapkan pola makan yang benar, serta pola hidup yang benar. Sehingga kanker tetap ada pada mereka yang mengkonsumsi multivitamin tapi tidak menjaga pola hidup sehatnya.

referensi : http://www.naturalnews.com/037647_multivitamins_cancer_risk_men.html

Be the first to comment on "Studi Kasus : Multivitamin Dapat Mengurangi Cukup Besar Resiko Kanker"

Leave a comment