Suplemen Vitamin A: Mencegah Penyakit dan Menurunkan Angka Kematian

Penyakit akibat kekurangan vitamin A memang lebih sering kasusnya berupa penyakit mata. Seperti rabun jauh ataupun dekat, pandangan berbayang, pandangan ganda, adanya penyakit mata lainnya juga lebih dikarenakan seseorang tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin A dengan rutin dan cukup. Bahkan pada kasus tertentu defisiensi vitamin A bisa menjadi penyebab kematian. Pada artikel ini akan dibahas tentang pentingnya suplemen vitamin A untuk mencegah penyakit dan kematian.

Pendapat Para Peneliti tentang Efektivitas Suplementasi Vitamin A

Para ahli terutama yang berasal dari Negara Eropa seperti Inggris mengungkapkan bahwa di Negara miskin dan berkembang, suplemen vitamin A harus diberikan agar mencegah penyakit dan kematian akibat kekurangan vitamin A. Efektivitas suplemen vitamin A terhadap penyakit pun ternyata sangat baik bahkan beberapa lembaga penelitian dunia kesehatan seperti WHO mendorong pemerintah Negara miskin dan berkembang untuk memberikan suplemen vitamin A pada anak. Tak jarang juga memberikan sumbangan suplemen vitamin A pada pemerintah Negara tersebut.

Penelitian yang berlanjut telah mencatat setidaknya hampir 200 juta anak dibawah umur 5 tahun yang kekurangan asupan vitamin A. Data ini dimuat tahun lalu yaitu 2011. Bagaimana ukuran nilai efektivitasnya? Di tahun 2011 di Pakistan telah dilakukan uji coba. Dimana 200.000 anak diberikan suplemen vitamin A dengan usia antara 5 bulan sampai 5 tahun. Hasilnya sangat mengejutkan karena pemberian vitamin A ini mampu menekan angka kematian sampai 20%. Hal ini ditunjukkan dengan adanya pengurangan penderita penyakit akibat infeksi, diare, campak, maupun kebutaan.

Sehingga para peneliti ini sangat menyarankan pemberian kapsul suplemen vitamin A pada anak. Karena efektivitasnya yang mampu menekan angka kematian akibat bayi dan anak yang kekurangan vitamin A dan gizi buruk. Terutama di Negara miskin dan berkembang. Sedangkan untuk dosis pada anak tetap diserahkan pada dokter di rumah sakit Negara setempat.

Suplemen Vitamin A Untuk Mengurangi Angka Kematian Anak Balita

Apa itu angka kematian balita (akaba)? Defini akaba itu sendiri adalah jumlah anak yang lahir pada tahun tertentu kemudian meninggal sebelum mencapai usia 5 tahun. Akaba ini sangat erat kaitannya oleh identifikasi keadaan masyarakat suatu daerah. Seperti kondisi sosial dan ekonominya. Jika nilai akaba ini tinggi, maka dipastikan identifikasi suatu masyarakat disana mengalami keadaan yang buruk.

Sehingga pemberian suplemen standar pada balita menurut pemerintah Indonesia adalah 2 kali dalam satu tahun. Secara tepat untuk bayi belum ada usia setahun diberikan suplemen vitamin A sebanyak satu kali saja dalam setahun. Sedangkan anak usia setahun sampai 60 bulan diberikan asupan suplemen vitamin A sebanyak 2 kali setahun. Dosisnya yang diberikan adalah suplemen vitamin A dosis tinggi. Yaitu berdosis tinggi 200.000 SI 2 kali setahun untuk balita hingga usia 5 tahunan sedangkan untuk bayi yang belum mencapai usia 1 tahun diberikan dosis tinggi yaitu 100.000 SI 1 kali setahun.

Suplementasi Vitamin A untuk Mencegah Penyakit Pada Balita

Penyakit seperti diare, campak, dan kebutaan akibat kekurangan vitamin A ternyata sering terjadi pada bayi maupun balita. Untuk itu suplementasi vitamin A untuk mencegah penyakit pada balita perlu dilakukan secara serius. Ada dua jenis kekurangan vitamin A ini. Yaitu Xeroftalmia dan KVA subklinis. Xeroftalmia adalah KVA tingkat berat. Suatu penyakit dimana keadaan kornea menjadi kering dan keruh akibat defisiensi vitamin A. Keadaan ini biasanya menyerang kedua bola mata penderita. Sedangkan penderita adalah balita dan anak-anak yang mengalami gizi buruk. Gejala penyakit ini biasanya penderita akan mengalami rabun senja. Lalu akan adanya kekeringan pada kornea mata, kekekrutan, dan perlunakan kornea. Sedangkan KVA subklinis adalah kekurangan vitamin A yang belum menunjukkan gejala nyata seperti penyakit yang telah disebutkan diatas.

Untuk penyakit seperti campak, diare dan setidaknya penyakit diatas dapat diobati dengan pemberian suplemen vitamin A ini. Dosis tetap merujuk pada dokter yang menanganinya. Karena dosis tinggi tetap diberikan namun ada perlakuan khusus pada kasus xeroftalmia mata kering dan keruh yaitu pemberian kapsul suplemen satu hari satu kapsul sampai 4 minggu berikutnya. Jika Anda mengikuti anjuran dokter tidak akan adanya kelebihan pemberian suplemen vitamin A ini.

Dari beberapa informasi diatas sangatlah penting ternyata efektivitas kemajuan teknologi yaitu kapsul suplemen vitamin A sangat bermanfaat bagi kasus-kasus defisiensinya. Baik skala ringan maupun skala berat. Kapsul vitamin A ini tidak hanya dikonsumsi oleh bayi dan balita saja. Ada baiknya dikonsumsi juga oleh ibu hamil agar kebutuhan vitamin A menjadi lebih tercukupi. Sehingga janin dalam kandungan yang menjadi lebih sehat dengan tercukupi vitamin A. Jika sang ibu tidak mendapatkan makanan sehat bervitamin, maka ibu bisa mendapatkan kecukupan vitamin A ini dengan kapsul suplemen vitamin A.

Kapsul ini berdosis tinggi dan dapat diperoleh di posyandu, puskesmas, dan rumah sakit terdekat. Cegah kematian bayi dan balita yang semakin banyak dengan pemberian kapsul suplemen vitamin A. Pertimbangkan suplemen vitamin A yang baik untuk dikonsumsi, jangan sampai juga mengalami kelebihan hingga alergi penyakit lainnya.

Be the first to comment on "Suplemen Vitamin A: Mencegah Penyakit dan Menurunkan Angka Kematian"

Leave a comment