Vitamin B3 dan Tekanan Darah

Artikel ini masih membahas tentang vitamin B3 atau niasin. Namun akan membahas lebih spesifik yang berhubungan dengan tekanan darah. Kalau sebelumnya sudah kita bahas manfaat vitamin B3 bagi kesehatan fungsi seksualitas pada pria dan wanita yang dapat Anda juga baca di website kami ini. Lalu apakah benar vitamin B3 mampu menjadi solusi bagi tekanan darah seseorang yang tinggi? Karena tekanan darah tinggi tentu akan banyak mengundang penyakit, seperti yang berhubungan dengan kolesterol, jantung, stroke, dan lainnya. Untuk itu pembahasan di artikel ini untuk hal-hal yang berhubungan dengan vitamin B3 dan tekanan darah.

Manfaat Vitamin B3

Manfaat vitamin B3 apa saja? Yang paling utama dari manfaat vitamin B3 atau niasin adalah sebagai metabolisme lemak, protein, karbohidrat menjadi lebih sederhana dan bisa segera langsung digunakan untuk menjadi energi tubuh. Dengan konsumsi vitamin B3, tubuh dapat bekerja secara optimal, baik menjalankan aktivitas maupun sampai menjalankan fungsi kerja otak. Bahkan vitamin B3 bermanfaat dalam kondisi memperbaiki disfungsi ereksi pada pria dan memperbaiki gangguan hormon estrogen yang berpengaruh pada libido wanita. Sehingga sangat berperan dalam hal memperbaiki hubungan suami istri. Banyak yang menggunakan vitamin B3 untuk meningkatkan nafsu makan, memperbaiki sistem pencernaan Anda, lalu juga menjaga kesehatan kulit. Sehingga mengkonsumsi vitamin harus semakin baik setiap harinya bagi Anda.

Efek Samping Vitamin B3 pada Tekanan Darah

Namun ternyata, ada efek samping yang kita harus terima, saat penggunaan vitamin B3 pada tubuh. Dampak positif dan negatif yaitu efek samping dari penggunaan vitamin B3 tetaplah ada. Ternyata dalam penggunaan vitamin B3 dapat membantu seseorang yang menderita penyakit jantung untuk mengurangi resikonya. Lalu ternyata juga berdampak pada tekanan darah. Karena dengan konsumsi vitamin B3 yang cukup tinggi mengakibatkan pelebaran pembuluh darah dan menjadikan tekanan darah menjadi rendah atau turun. Akibat efek samping pelebaran pembuluh darah, maka juga mempengaruhi oksigen yang dibawah melalui pembuluh darah. Sehingga vitamin B3 ini mengatur lebar sempitnya pembuluh darah pada tubuh. Saat pelebaran pembuluh darah ini rendah, maka dengan mudah tubuh mengalami hipotensi. Bahkan dalam keadaan yang lebih darurat, pelebaran pembuluh darah dapat menyebabkan kulit terasa terbakar. Walaupun benar, saat pembuluh darah melebar, penyakit jantung karena kekurangan pasokan darah dapat teratasi, penyakit stroke karena penyempitan pembuluh darah bisa teratasi. Namun berlebihan dengan konsumsi vitamin B3 ini, biasanya melalui suplemen vitamin juga tidaklah baik.

Efek Hipotensi (Tekanan Darah Rendah)

Lalu apa tekanan darah rendah tidak menjadi penyakit yang menghambat kita nantinya? Tentu menjadi permasalahan selain hipertensi. Hipotensi ternyata dapat mempengaruhi fungsi otak. Karena tekanan darah rendah membuat pasokan darah ke otak menjadi lebih sedikit dari normalnya. Bisa menyebabkan sering pusing, mual, migrain dan gejala sakit kepala lainnya. Bahkan tekanan darah rendah tidak hanya menyerang bagian kepala saja. Seperti bagian otot tubuh. Semakin rendah tekanan darah, tentu saat melakukan energi yang besar yang diciptakan vitamin B3 maka dibutuhkan juga tekanan darah yang cukup tinggi. Sehingga lemah dan lesu terjadi pada mereka yang terkena tekanan darah rendah. Sehingga penghentian vitamin B3 dalam konsumsi suplemen vitamin perlu dihentikan agar tekanan darah rendah bisa kembali menjadi tekanan darah normal.

Mengatasi Hipotensi Akibat Vitamin B3

Bisakah kita mengatasi permasalah hipotensi ini? Tentu, pertama jelaslah bahwa Anda cukup untuk menghentikan konsumsi vitamin B3. Tentu jika ini berkaitan dengan konsumsi vitamin B3 yang suplemen. Jika setelah mengkonsumsi suplemen vitamin B3 secara dosis besar dan sering malah mengakibatkan tubuh Anda menjadi lemas maka dosis vitamin B3 itu tidaklah cocok dan Anda bisa mengkonsultasikan lagi pada dokter terdekat.

Namun jika penggunaan Anda malah dianjurkan dokter dikarenakan penyakit kardiovaskular atau gangguan tentang jantung, ada baiknya terus terang atau jujur kepada dokter agar Anda tidak diberikan vitamin B3 secara langsung. Yaitu pemberian obat yang mengandung vitamin B3 dimana pelepasan vitamin B3 bisa lebih lambat sehingga tekanan darah Anda pun tidak langsung menurun seketika. Karena itu dokter biasanya meresepkan kepada Anda obat untuk mengatur tekanan darah.

 Kurangi segera apa yang menjadi konsumsi vitamin B3 suplemen jika memang mengalami kondisi fisik tanda-tanga tekanan darah rendah atau hipotensi. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin B3 secara alami sebagai pengganti suplemen vitamin B3 dikarenakan dosis pada sumber makanan alami cocok dengan kebutuhan harian vitamin B3 yang diperlukan. Dosis vitamin B3 harian yang diperlukan tubuh baik pria dan wanita tidak lebih dari 20 mcg. Sedangkan dosis pada suplemen vitamin B3 mampu mencapai 400 mcg. Untuk itulah suplemen vitamin B3 biasanya dianjurkan bagi mereka yang memiliki masalah dengan tekanan darah tinggi.

Konsumsi suplemen sebenarnya tidak masalah, namun anjuran yang tertera dalam kemasan lebih baik dikurangi. Misalnya satu tablet 100 mcg vitamin B3 dalam konsumsi 1 hari, bisa dikurangi menjadi satu tablet 100 mcg vitamin B3 dalam konsumsi 3 hari. Walaupun vitamin B3 larut dalam air tetap harus mewaspadai pengaruhnya pada tekanan darah di tubuh.

Be the first to comment on "Vitamin B3 dan Tekanan Darah"

Leave a comment