Vitamin Mahal? Mengobati Jelas Lebih Mahal

Vitamin yang beragam jenisnya, tentu membuat banyak dari kita berpikir ulang untuk mengkonsumsinya. Kenapa? Karena jelas suplemen vitamin saja mahal harganya. Kita kenal satu dua merek suplemen vitamin tertentu seperti suplemen vitamin C yang larut dalam air. Harga untuk satu kemasannya saja bisa lebih dari Rp 10.000 dan menyamai harga obat. Lalu apakah kita akan tetap mengkonsumsi suplemen vitamin yang mahal itu?

Mahal Bukan Berarti Kualitas Bagus

Berbeda penilaian suatu barang karena mahalnya. Seperti sepatu, tas, dan barang lainnya jika dijual mahal bisa berindikasi 2 hal. Dikarenakan memang barang itu berkualitas, atau karena bisnis semata. Dalam laporan beberapa laboratorium independen, bahwa beberapa multivitamin tidaklah mengandung vitamin seperti yang terdapat pada label. Di Amerika saja, beberapa multivitamin dianggap tidak lolos uji karena mengandung kelebihan vitamin tertentu atau kandungan yang tertera pada iklan produknya tidaklah tepat. Sehingga mengindikasikan menipu konsumen.

Lalu bagaimana kita menilainya? Karena jelas kita tidak mungkin mengecek satu persatu ke laboratorium untuk multivitamin. Tidak semua laboratorium juga mau dan mampu menganalisa bahan-bahan pada suplemen multivitamin. Bukan karena tidak perduli terhadap keselamatan konsumen masyarakat. Namun dikarenakan biaya untuk penelitian dan juga hal dalam menganalisa suatu produk telah ada undang-undangnya. Sehingga perlu kajian tersendiri.

Lalu Haruskah Minum Vitamin?

Jika Anda tidak memenuhi kebutuhan vitamin harian Anda, maka saran kami adalah Anda wajib mengkonsumsi kebutuhan vitamin Anda. Ragu dengan kualitas suplemen vitamin. Maka Anda dapat mengkonsumsi buah, sayuran, dan daging untuk dapat memenuhi kebutuhan vitamin Anda. Fakta yang mengejutkan bahwa kebutuhan vitamin harian dengan arti vitamin tidak bisa disimpan dalam jumlah besar di dalam tubuh. Akibatnya jika kebutuhan vitamin tidak terpenuhi, maka akan timbul berbagai macam penyakit dikemudian hari. Seperti kekurangan vitamin B dapat menyebabkan timbulnya penyakit beri-beri, kekurangan tenaga, kulit kering, kram otot sampai masalah pada saluran pencernaan.

Lalu bagaimana penyelesaiannya? Pertama, tetaplah konsumsi buah dan sayuran secara rutin. Untuk daging dan kacang-kacangan mungkin tidak jadi masalah karena memang hampir setiap hari kita mengkonsumsi sumber makanan itu. Kemudian penuhi juga dengan suplemen vitamin jika dalam waktu satu minggu Anda tidak dapat memenuhi kebutuhan vitamin Anda dengan sumber makanan yang alami. Konsumsi saja 2 kali dalam seminggu suplemen vitamin Anda. Selain melatih pemenuhan kebutuhan vitamin Anda, suplemen vitamin juga mencegah terjadinya kekurangan vitamin yang akut.

Perlu konsultasikan juga ke dokter. Karena suplemen vitamin tetaplah ada yang baik dikonsumsi, ada yang tidak. Kedua, tanamkan dalam diri Anda, bahwa mengkonsumsi suplemen vitamin tidaklah terlalu mahal jika nantinya Anda harus mengkonsumsi obat-obatan untuk memulihkan diri Anda dari kekurangan atau defisiensi vitamin. Jadi mudahkanlah mengkonsumsi suplemen vitamin, namun bukan menjadikannya konsumsi utama, tapi konsumsi kedua setelah konsumsi sumber makanan alami yang banyak mengandung vitamin. Anda bisa juga melihat di website kami ini sumber makanan apa saja yang mengandung banyak vitamin.

Semoga apa yang kami hadirkan ini menambah wawasan Anda. Jangan ragu mengkonsumsi suplemen vitamin, selama masih dalam takaran wajar. Hindari dari konsumsi obat jika dalam tubuh mengalami kondisi yang menurun. Seringlah makan makanan alami dan imbangi dengan olahraga yang rutin setiap minggunya. Karena sehat tidak instan dengan suplemen vitamin saja, tapi dengan gaya hidup sehat.

Be the first to comment on "Vitamin Mahal? Mengobati Jelas Lebih Mahal"

Leave a comment